Modul Pembelajaran Kewirausahan

Modul Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMK Kelas XI


Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 3
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan YME sehingga buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan dapat kami susun sebagai penunjang pembelajaran pada Sekolah Menengah Kejuruan. Buku ini disusun berdasarkan kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017dengan tujuan memperkuat kompetensi siswa baik afektif, knowledge dan skill secara menyeluruh. Buku ini berisi materi pembelajaran yang membekali siswa tentang sikap mental yang baik melalui penugasan, juga berisi materi yang mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa. Modul ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diberanikan untuk mencari dari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam. Implementasi terbatas pada tahun pelajaran 2018-2019 telah mendapat tanggapan yang sangat positif dan masukan yang sangat berharga. Pengalaman tersebut dipergunakan semaksimal mungkin dalam menyiapkan buku untuk implementasi menyeluruh pada tahun pelajaran 2019-2020 dan seterusnya. Modul ini merupakan edisi pertama dan sangat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan dimasa mendatang. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya. Atas kontribusi tersebut, kami ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan. Surabaya, Juni 2019
Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 4
Daftar Isi
Kata Pengantar ……………………………………………………………………………………………………….. 3
Daftar Isi ………………………………………………………………………………………………………………… 4
BAB 1 Sikap dan Perilaku Wirausaha
A. Pendahuluan ………………………………………………………………………………………………. 6
B. Pengertian Kewirausahaan …………………………………………………………………….. 6
C. Karakter Kewirausahaan …………………………………………………………………………. 7
D. Kreativitas ………………………………………………………………………………………………….. 9
E. Manfaat Kewirausahaan ………………………………………………………………………….. 11
F. Fungsi dan Peran Wirausaha Dalam Perekonomian Nasional ……….. 11
G. Perilaku Kerja Prestasif …………………………………………………………………………… 13
H. Aspek-aspek Kerja Prestasif …………………………………………………………………… 14
Uji Kompetensi Bab 1 ……………………………………………………………………………….. 16
BAB 2 Peluang Usaha
A. Peluang Usaha …………………………………………………………………………………………… 20
B. Analisa Peluang Usaha …………………………………………………………………………….. 22
C. Persiapan Peluang Usaha ………………………………………………………………………… 22
D. Tujuan Analisa Peluang Usaha ………………………………………………………………. 23
E. Keberhasilan dan Kegagalan Usaha ……………………………………………………… 23
F. Manfaat Peluang Usaha Secara Kreatif dan Inovatif …………………………. 26
G. Jenis-jenis Inovasi ……………………………………………………………………………………… 27
H. Sumber Peluang Usaha …………………………………………………………………………….. 27
I. Pendekatan Analisa Peluang Usaha ………………………………………………………. 28
Uji Kompetensi Bab 2 ……………………………………………………………………………….. 30
BAB 3 Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
A. Pendahuluan ………………………………………………………………………………………………. 37
B. Pengertian HAKI ………………………………………………………………………………………… 37
C. Tujuan HAKI ……………………………………………………………………………………………….. 38
D. Prinsip-prinsip HAKI ………………………………………………………………………………… 38
E. Klasifikasi HAKI ………………………………………………………………………………………….. 39
F. Dasar Hukum HAKI di Indonesia ……………………………………………………………. 44
G. Syarat Paten HAKI ……………………………………………………………………………………… 44
H. Invensi Yang Tidak Dapat Dipatenkan ………………………………………………….. 46
I. Pemeliharaan Paten …………………………………………………………………………………… 47
Uji Kompetensi Bab 3 ………………………………………………………………………………… 49
BAB 4 Desain Produk
A. Pengertian Desain Produk ……………………………………………………………………….. 55
B. Maksud dan Tujuan Desain Produk ……………………………………………………….. 55
C. Fungsi Desain Produk ……………………………………………………………………………….. 56
D. Kemasan Produk …………………………………………………………………………………………. 57
E. Fungsi Kemasan Produk ……………………………………………………………………………. 57
F. Tujuan Kemasan Produk …………………………………………………………………………… 58
Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 5
G. Klasifikasi Kemasan Produk …………………………………………………………………….. 58
H. Jenis-jenis Kemasan Produk …………………………………………………………………….. 60
I. Syarat –syarat Kemasan Produk ………………………………………………………………. 61
J. Merancang Kemasan Produk ……………………………………………………………………. 62
K. Standar Desain Kemasan Produk ……………………………………………………………. 64
L. Model Kemasan Produk …………………………………………………………………………….. 65
Uji Kompetensi Bab 4 …………………………………………………………………………………. 67
BAB 5 Proses Kerja Pembuatan Prototype Produk
A. Prototype ………………………………………………………………………………………………………. 71
B. Tahapan Pembuatan Prototype ……………………………………………………………….. 71
C. Kegunaan Prototype …………………………………………………………………………………… 72
D. Produk Barang dan Jasa …………………………………………………………………………….. 73
E. Kelebihan dan Kekurangan Produk ………………………………………………………… 74
F. Pemetaan Keragaman Produk dan Jasa ………………………………………………….. 75
G. Proses Kerja Pembuatan Prototype ………………………………………………………… 78
H. Tahapan Kegiatan Desain Produk ……………………………………………………………. 80
Uji Kompetensi Bab 5 …………………………………………………………………………………. 82
Uji Semester Akhir ………………………………………………………………………………….. 86
Daftar Pustaka ……………………………………………………………………………………. 94
Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 6
BAB 1
SIKAP DAN PERILAKU
WIRAUSAHA
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat :

  1. memahami tentang wirausaha dan kewirausahaan
  2. memahami sikap dan perilaku wirausaha
  3. menjelaskan sikap dan perilaku wirausahawan
  4. mepresentasikan sikap dan perilaku wirausahawan
    Peta Konsep
    Kata kunci: sikap dan perilaku, karakter, perilaku prestatif, wirausaha
    Peran Dalam Perekonomian Nasional
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 7
    A. Pendahuluan
    Sudah saatnya generasi muda memiliki pola pikir dan cita-cita menjadi seorang wirausaha. Impian menjadi karyawan atau pegawai setelah lulus sekolah jangan sampai dijadikan tujuan satu-satuya. Banyaknya pengangguran di negeri ini utamanya di dominasi oleh lulusan sekolah menengah kejuruan atau SMK. Kenyataan tersebut hendaknya bisa menyadarkan para generasi muda. Para lulusan setiap tahun bertambah, sementara ketersediaan lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan banyaknya pencari kerja.
    Kesadaran itu harus dibangun dan dimiliki oleh para generasi muda saat ini. Dengan menjadi seorang wirausaha akan memberikan banyak manfaat bagi kemajuan negeri ini. Peran wirausaha penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya dan orang lain di lingkungan sekitar. Demikian juga, ia akan ikut serta membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran di negara kita. Bangsa ini membutuhkan generasi-generasi yang terampil, kreatif dan inovatif.
    B. Pengertian Wirausaha
    Tentunya kita sering mendengar istilah wirausaha atau entrepreneur. Istilah entrepreneur pertama kali diperkenalkan pada awal abad ke 18 oleh seorang ekonom perancis yang bernama Richard Cantilon. Entrepreneur adalah agent who buys means of producition at certain prices in order to combine them. Etimologi kata wirausaha adalah berasal dari kata “wira” dan “usaha”. “Wira” berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Kata “wira” juga digunakan dalam kata “perwira”. Sedangkan “usaha” berarti “perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan”. Jadi, secara etimologis/harfiah, wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang melakukan perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan.
    Seorang wirausaha adalah orang yang mampu menciptakan dan merancang suatu gagasan menjadi realita.
    Berikut ini adalah pengertian dan definisi wirausaha menurut beberapa ahli:
  5. Syamsudin Suryana
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 8
    Wirausaha adalah seseorang yang memiliki karakteristik percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, pengambil resiko yang wajar, kepemimpinan yang lugas, kreatif menghasilkan inovasi, serta berorentasi pada masa depan.
  6. Prawirokusumo
    Wirasusaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.
  7. Joseph Schumpeter
    Wirausaha adalah seorang inovator yang melakukan berbagai perubahan di dalam pasar lewat penggabungan beberapa hal atau sesuatu yang baru. Adapun sesuatu yang baru tersebut bisa dalam bentuk:
     Ada produk baru yang dikenalkan
     Ada metode produksi baru
     Dibukanya pasar yang baru
     Diperolehnya sumber pasokan baru dari komponen yang baru
     Dijalankannya suatu organisasi baru pada sebuah perusahaan
    C. Karakter Wirausaha
    Wirausahawan adalah orang yang menjalankan usaha atau perusahaan dengan kemungkinan menanggung resiko seperti kerugian. Oleh sebab itu seorang wirausaha harus memiliki kesiapan mental, baik pada saat menghadapi keadaan yang merugikan maupun saat ia mendapatkan untung besar.
    Karakter wirausaha yang harus dimiliki oleh seorang yang ingin menjadi wirausahawan agar sukses dalam menjalankan usahanya diantaranya adalah:
  8. Kreatif
    Kemampuan seseorang untuk menggunakan sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan pola pikir dan tindakan yang berbeda.
  9. Inovatif
    Proses menghasilkan sesuatu gagasan atau penemuan baru yang dapat diterima atau dijual ke masyarakat. Terkadang inovasi itu
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 9
    berupa ide yang sederhana dan sepele, asal merupakan sesuatu yang atau sesuatu yang lebih baik dari yang sudah ada.
  10. Berani
    Seorang wirausaha harus memiliki sifat berani dalam mengambil keputusan dan juga berani dalam mengambil resiko tentunya dengan perhitungan yang cermat.
  11. Kepemimpinan
    Karakter kepemimpinan berarti seorang wirausaha harus bisa mengelola dan mengatur bisnisnya dalam mencapai tujuan.
  12. Mampu berkomunikasi
    Seorang wirausaha harus mampu menyampaikan gagasan dan pesan baik secara internal (kepada karyawan) maupun secara eksternal kepada mitra usaha.
  13. Kerjasama
    Kemampuan untuk menjalin hubungan baik dengan beberapa pihak dalam menjalankan usahanya. Itu artinya ia harus mampu bergandengan tangan untuk melangkah bersama-sama.
  14. Mandiri
    Seorang wirausaha adalah pribadi yang mandiri, tidak menggantungkan masa depannya pada orang lain.
  15. Percaya diri
    Percaya pada kemampuan diri itu sangat penting. Rasa percaya diri ini yang menyebabkan ia mantap dalam melangkah dan mewujudakan impiannya.
  16. Jujur
    Jujur merupakan akar dari semua karakter. Seberapa hebat kemampuan yang dimiliki oleh seseorang, bila tidak memiliki kejujuran, maka semua akan sirna, kepercayaan orang lain terhadap diri kita akan hilang.
  17. Pantang menyerah
    Karakter pantang menyerah penting terutama saat menghadapi resiko kegagalan. Dalam proses dinamika menjalankan usaha banyak
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 10
    lika liku yang dihadapi. Kegagalan satu ke kegagalan berikutnya. Gagal dan bangkit lagi.
    Karakter wirausaha menurut Bygrave ada sepuluh, dikenal dengan 10 D, yaitu sebagai berikut:
    1) Dream : memiliki keinginan untuk mewujudkan impian di masa depan
    2) Decisiviness : mampu membuat keputusan secara cepat dan tepat
    3) Doers : melakukan tindak lanjut terhadap keputusan yang diambil
    4) Determination : melaksanakan kegiatan dengan penuh perhatian, tanggung jawab dan pantang menyerah
    5) Dedication : memiliki dedikasi yang tinggi dan rela berkorban
    6) Devotion : tidak mengenal lelah, fokus dalam memperhatikan bisnisnya
    7) Details : mampu menganalisa secara rinci sampai ke hal-hal kecil
    8) Destiny : mampu merumuskan tujuan yang hendak dicapai
    9) Dollars : uang bukan semata-mata tujuan yang hendak dicapai
    10) Distribute : mampu mendistribusikan atau membagi tugas, wewenang dan kepemilikan kepada orang lain.
    Dream Deciviness
    Doers Determiantion
    Dedication
    Devotion
    Details
    Destiny Distribute
    Dollars
    D. Kreatifitas Kreativitas merupakan salah satu kunci utama keberhasilan seorang entrepreneur. Kita bisa saja memulai bisnis tanpa uang, tanpa jaringan, ataupun tanpa kantor, selama memiliki kreativitas yang baik. Sebaliknya, jika kreativitas itu sulit untuk singgah di kepala kita, walaupun kita memiliki banyak modal uang, jaringan, dan lain sebagainya belum tentu
    Karakter Karakter
    wirausah wirausah wirausah
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 11
    hal tersebut bisa kita gunakan dengan maksimal dan mungkin malah habis tanpa sisa. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa menjadi seorang yang kreatif? Banyak orang yang merasa dirinya adalah orang yang ‘terlahir’ tidak kreatif dan sebagainya, namun sebenarnya menjadi kreatif adalah masalah kemauan dan latihan. Ingin menjadi seorang entrepreneur yang kreatif? Berikut ini adalah cara-caranya. 1. Mindset Continuous Improvement Seorang entrerpreneur yang kreatif membiasakan diri untuk memiliki mindset yang berbeda dari kebanyakan orang yaitu menganggap bahwa setiap produk, jasa, layanan, metode, atau apapun itu bisa ditingkatkan lagi kualitasnya. 2. Diskusi dan Interaksi Sebuah diskusi dan interaksi selain bisa mendapatkan banyak sekali ide juga bisa mendapatkan masukan atas ide yang kita sampaikan. 3. Brainstorming Session Sebagai entrepreneur umumnya kita tidak melakukan semuanya sendiri namun tentu ada tim yang menemani kita. Dengan melakukan sesi brainstorming atau adu ide anggota tim akan banyak sekali ide-ide kreatif yang bisa ditemukan. 4. Travelling dan Bertemu Orang Baru Salah satu cara yang bisa dilakukan agar bisa menjadi seorang entrepreneur yang kreatif adalah dengan menyempatkan diri untuk traveling, bertemu dengan orang baru, atau pergi ke tempat-tempat baru. 5. Idea Bank Idea bank merupakan wadah di mana kita bisa mengumpulkan berbagai macam ide atau pikiran-pikiran yang tidak sengaja terlewat, kemudian kita catat dan kita simpan. 6. Tidak Menyerah Menjadi Orang Kreatif Entrepreneur yang tangguh adalah mereka yang tidak menyerah untuk menjadi seorang yang kreatif. Jikalau memang diri sendiri tidak
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 12
    bisa menghasilkan ide-ide baru, kita bisa bersinergi untuk mewujudkan ide-ide cemerlang orang lain.
    E. Manfaat Wirausaha Salah satu usaha yang paling menjanjikan di masa sekarang ini adalah menjadi seorang wirausaha. Wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat untuk mengenali produk baru, menentukan cara dan proses produksi baru, menyusun operasi pengadaan produk yang baru, memasarkannya, serta mengatur modal operasinya. Berikut ini adalah manfaat menjadi seorang wirausaha : 1) Bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru dan membantu orang lain. Dengan mendirikan sebuah usaha seorang wirausahawan memberikan peluang kepada masyarakat untuk mendapatkan kesempatan kerja pada usaha yang diciptakannya. 2) Memiliki kebebasan mencapai tujuan usahanya Dalam konteks wirausaha, kebebasan adalah bagaimana mengelola waktu, sumber daya manusia, alat dan bahan serta tujuan yang ingin dicapai. 3) Tidak terikat waktu Menjadi seorang wirausaha tidak akan pernah terikat waktu, apa yang akan kita lakukan dan kerjakan semua tergantung dari kita sendiri. 4) Memiliki kesempatan menunjukan kemampuan dan potensi diri. Dengan memiliki sebuah usaha, wirausahawan dapat menyampaikan pikiran dan perilaku mereka sendiri. 5) Memperoleh manfaat dan laba yang maksimal Menjadi wirausahawan memiliki kebebasan untuk menentukan sendiri keuntungan atas investasi dalam usahanya.
    F. Fungsi atau Peran Wirausaha dalam Perekonomian Nasional Wirausahawan adalah orang yang mempunyai jiwa mandiri, motivasi tinggi, serta berkemauan dan berkemampuan untuk mengubah tantangan menjadi peluang. Dengan demikian, wirausahawan mempunyai peran yang besar dalam kemajuan perekonomian.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 13
    Peran wirausahawan dalam perekonomian, antara lain sebagai berikut. 1) Membuka Lapangan Kerja 2) Dengan jiwa wirausaha, faktor-faktor produksi dapat dikombinasikan sehingga dapat menghasikan produk baru. Dengan adanya produksi maka kesempatan kerja menjadi Iebih terbuka dan hal ini memberikan peluang bagus untuk mengurangi tingkat penganguran. 3) Meningkatkan pendapatan nasional 4) Dengan munculnya produk-produk baru, baik berbentuk barang maupun jasa, dapat memberikan sumbangan bagi naiknya pendapatan nasional melalui peningkatan jumlah produksi barang dan jasa. 5) Mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial 6) Dengan munculnya banyak kesempatan berproduksi maka kesenjangan antara masyarakat yang berpenghasilan tinggi dan masyarakat yang berpenghasilan rendah dapat dikurangi. 7) Mendorong terciptanya masyarakat adil dan makmur 8) Dengan makin banyaknya wirausahawan yang dapat mengolah kekayaan alam, berarti akan membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang sekaligus akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 9) Penghasilan berupa devisa 10) Wirausaha yang bergerak dalarn produksi barang dan jasa yang diekspor akan memiliki peran dalam menghasilkan devisa.. Dengan demikian, perkembangan ekonomi nasional dapat dipercepat. 11) Pengadaan Penanaman Modal (Investasi) Dalam Negeri 12) Dengan makin besarnya investasi dalam negeri, selain makin menambah produksi nasional juga akan mengurangi ketergantungan terhadap investasi asing. Semuanya mi akan membuat makin tangguhnya perekonom ian nasional. 13) Penghasilan Berupa Pajak 14) Wirausaha yang memiliki usaha maju dan besar merupakan pembayar pajak yang besar pula. Pajak yang dikumpulkan merupakan sumber
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 14
    penerimaan negara yang bermanfaat bagi usaha memajukan perekonomian nasional.
    G. Perilaku Kerja Prestatif
    Perilaku kerja prestatif adalah perilaku yang selalu ingin maju dan antusias. Siswa yang prestatif juga bersemangat dalam belajar, tidak mudah mengeluh dan tidak cepat puas. Apakah kamu termasuk siswa yang seperti itu? Menurut Zimmerer, karakteristik wirausaha yang berhasil karena bekerja secara prestatif adalah : 1. Memiliki kemampuan memimpin 2. Komitmen tinggi terhadap pekerjaannya 3. Bertanggung jawab 4. Motivasi untuk lebih unggul 5. Kreatif dan fleksibel 6. Mempertahankan minat kewirausahaan dalam dirinya 7. Yakin pada diri sendiri 8. Berorientasi pada masa depan 9. Mau belajar dari kegagalan 10. Peluang untuk mencapai obsesi 11. Toleransi untuk mencapai risiko ketidakpastian Apabila karakteristik prestatif di atas diterapkan oleh seorang wirausaha di dalam bisnis, maka : 1. Wirausaha memiliki tekad kuat berusaha tetapi bukan karena terpaksa 2. Wirausaha akan mawas diri dan bertekad bulat untuk maju 3. Wirausaha berpikir ada kemungkinan gagal,tapi ia tidak gentar 4. Wirausaha ingin maju/mandiri,walaupun resiko tinggi 5. Wirausaha berpikir positif karena ingin berkreatif Sikap dan Perilaku Kerja Prestatif menurut Stephen Covey di dalam bukunya “First Thing’s First” ada 4 sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju,yaitu : a. Self awareness (sikap mawas diri)
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 15
    b. Conscience (mempertajam suara hati) c. Independent will (pandangan independen untuk bakal bertindak) d. Creative Imagination (berpikir mengarah kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat)
    H. Aspek-aspek Kerja Prestatif
    Aspek Prilaku kerja prestatif yang harus diperhatikan oleh para wirausaha untuk mencapai keberhasilan dalam mengelola usahanya adalah sebagai berikut. 1) Kerja Ikhlas Kerja ikhlas adalah bekerja dengan baik bersungguh-sungguh dapat menghasilkan sesuatu yang baik dilandasi dengan hati yang tulus. Contohnya : seorang buruh pabrik yang bekerja dengan gaji pas-pasan, namun tetap bekerja dengan baik. 2) Kerja Mawas Diri Kerja mawas diri dapat diartikan tidak tergesa-gesa dalam mengambil suatu tindakan, tidak mudah terpancing oleh suasana dalam menerima suatu kritikan maupun pujian. Contoh : seorang pemimpin perusahaan yang memiliki masalah pribadi dirumah dengan keluarganya,tidak boleh membawa masalah ke perusahaan. 3) Kerja Cerdas Kerja cerdas adalah bekerja dengan menggunakan pikiran yang tajam, cepat, tepat dalam menerima, menanggapi, menentukan sikap dan berbuat. Contoh : seorang wirausaha harus memiliki kemampuan mengkalkulasi, berkomunikasi dan negosiasi. 4) Kerja Keras Kerja keras berarti bekerja dengan menggunakan sumber daya secara optimal Contoh : seorang penjual makanan keliling ke sekolah-sekolah. 5) Kerja Tuntas Kerja tuntas adalah kerja yang tidak setengah-setengah dan mampu mengorganisasikan bagian usaha secara terpadu dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilkan usahanya secara maksimal. Contoh : seorang pelajar menyeleseikan tugas yang diberikan oleh guru.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 16
    Tugas Individu
    Carilah pengusaha inspiratif dilingkungan sekitar. Tuliskan perilaku prestatif apa yang bisa kalian teladani?
    Tes Unjuk Kerja
    Siswa di bagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 4-5 siswa. Siswa diminta untuk melakukan wawancara dengan seorang wirausaha di lingkungan sekitar. Kemudian mempresentasikan hasil wawancara di depan kelas. Beberapa point yang dilalukan saat wawancara adalah sebagai berikut.
    a. Latar belakang sebagai wirausaha
    b. Jenis usaha dan produk
    c. Pemasaran produk
    d. Konsumen sasarannya
    Siswa diminta menyimpulkan karakter wirausaha apa yang dimiliki dan bisa diteladani.
    Penilaian tes
    NO
    NAMA SISWA
    HASIL WAWANCARA (MAKALAH)
    PRESENTASI
    KEMAMPUAN MENJAWAB
    NILAI
    Soal Pilihan Ganda
  18. Sikap wirausaha yang selalu ingin tahu, membuat wirausaha selalu . . . a. menyukai tantangan b. selalu waspada c. terbuka terhadap perubahan d. antusias dan pantang menyerah e. senang bertanya
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 17
  19. Ciri seorang wirausahawan tidak boleh berubah-ubah dalam memutuskan sesuatu, oleh karena itu harus memiliki sikap . . . . a. mandiri d. Konsisten b. berani e. Pantang menyerah c. mercusuar 3. Sikap wirausaha itu penting bagi siswa yang sedang menuntut ilmu terutama siswa SMK, yaitu untuk…. a. mendapatkan uang b. berorientasi maju c. menjadi pengusaha d. berjualan di sekolah e. membantu orang tua 4. Berikut ini yang termasuk dalam manfaat menjadi wirausaha adalah . . . . a. Bisa menciptakan lapangan kerja baru b. Terikat waktu c. Kerja lebih santai d. Bisa kerja sesuka hati e. Tanggung jawab rendah 5. Menurut Bygrave bahwa karakteristik seorang wirausaha harus fokus dan tikenal lelah yang disebut . . . . a. devotion d. Details b. doers e. Distribute c. dedication 6. Seorang buruh pabrik dengan gaji pas-pasan bekerja dengan baik, tulus, dan semata-mata merupakan pengabdian. Perilaku kerja buruh ini menunjukkan sikap . . . . a. kerja tuntas d. kerja keras b. kerja cerdas e. kerja ikhlas c. kerja mawas 7. Sikap wirausaha salah satunya adalah bersikap positif dalam hal . . . a. bergaul di lingkungan b. melihat kegagalan c. berpikir untuk diri sendiri d. menjalankan tugas e. membuat rencana 8. Kemampuan inovatif seorang wirausaha merupakan….
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 18
    a. tujuan hidup untuk memenuhi keinginan berprestasi b. bekerja keras guna memperoleh keuntungan c. pandai membaca peluang d. proses mengubah peluang suatu gagasan/ide yang dapat dijual e. proses menemukan ide-ide yang briliian 9. Sikap yang selalu ingin maju dalam melakukan kegiatan usaha sehingga usaha yang dirintis dapat berhasil sesuai dengan tujuan disebut……. a. Sikap dan perilaku persuatif b. Sikap dan perilaku realistis c. Sikap dan perilaku prestatif d. Sikap dan perilaku positif e. Sikap dan perilaku prestasi 10. Komitmen tinggi yang dimiliki seorang wirausaha antara lain…. a. menggunakan sumber daya secara semaksimal mungkin b. mendapatkan hasil maksimal dengan sumber daya minimal c. bertanggung jawab dalam menyeleseikan pekerjaan d. menentukan keberhasilan sendiri e. memiliki pemikiran yang non destruktif 11. Sikap menaati peraturan yang sering terkait dengan faktor waktu disebut…. a. konsisten d. Pesimis b. Masif e. Kreatif c. Disiplin 12. Dalam bekerja kita harus mampu mengorganisasikan bagian usaha secara terpadu untuk dapat menghasilkan usaha sampai selesai adalah perilaku kerja . . . a. ikhlas d. cerdas b. keras e. tuntas c. mawas 13. Seorang wirausaha harus mampu melihat peluang dan dapat mencari solusi adalah contoh dan perilaku wirausaha . . . a. kerja mawas d. kerja ikhlas b. kerja keras e. kerja cerdas c. kerja tuntas 14. Kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu yang baru baik berupa gagasan kemampuan berusaha maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya disebut . . . . a. kreatif d. motivatif b. inovatif e. intuitif
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 19
    c. efektif 15. Salah satu contoh pembinaan sikap disiplin siswa di SMK adalah…. a. berlatih dalam kegiatan upacara b. mengikuti kegiatan ekstrakurikuler c. memecahkan masalah keseharian d. selalu menyeeseikan tugas guru e. menerapkan prilaku tepat waktu dalam setiap kegiatan 16. Yang bukan salah satu penyebab gagalnya seorang pelaku bisnis dalam menjalankan usaha adalah…… a. Modal kecil b. Manajemen usaha c. Lokasi kurang strategis d. Pemasaran kurang e. Kemampuan leadership 17. Di bawah ini adalah karakter wirausaha yang perlu dikembangkan . . . . a. Berhati-hati dalam setiap keputusan b. gengsi dalam berwirausaha c. tidak suka bergaul d. pantang menyerah e. pemalu dalam berkomunikasi 18. Karakteristik wirausahawan yang sangat memperhatikan faktor-faktor kritis secara rinci yang dapat menghambat kegiatan usahanya disebut…. a. doers d. Details b. devotion e. Destiny c. dream 19. Karakter yang harus dihindari oleh seorang wirausaha adalah…. a. Bermalas-malasan d. Disiplin waktu b. Percaya diri e. Produktif c. Inovatif 20. Berikut yang tidak termasuk ciri-ciri karakteristik wirausahawan, adalah…. a. pemecah masalah d. pemikiran kreatif b. mengembangkan ide-ide e. percaya diri c. bekerja dengan jam tertentu
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 20
    Soal Esai ( 10 soal)
  20. Apa manfaat menjadi seorang wirausaha ?
  21. Karakter seperti apa yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha menurut Bygrave?
  22. Jelaskan tentang falsahah DORAEMON
  23. Apakah yang dimaksud dengan perilaku kerja prestatif?
  24. Apa yang dimaksud dengan to create, to modify, to combine?
    CATATAN

Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 21
BAB 2
PELUANG USAHA
Tujuan Pembelajaran:
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat : 1. Memahami peluang usaha produk barang/ jasa

  1. Menentukan faktor- faktor keberhasilan dan kegagalan usaha
  2. Menganalisis kemungkinan keberhasilan dan kegagalan usaha 4. Menyajikan bentuk-bentuk peluang usaha 5. Mencipta peluang usaha yang sesuai dengan kondisi lingkungan masing-masing secara kreatif dan inovatif
    Peta Konsep
    Kata kunci: peluang usaha, keberhasilan usaha,kegagalan usaha, sumber peluang, memanfaatkan peluang
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 22
    A. Peluang Usaha
    Harus diakui bahwa sebenarnya peluang usaha di sekitar kita sangat banyak. Namun tidak semua peluang usaha atau bisnis tepat dilakukan pada sembarang waktu dan tempat. Bagi calon wirausaha yg akan membuka usaha baru, perlu terlebih dahulu melakukan observasi, survei lapangan, dan banyak bertanya mengenai seluk beluk bisnis yang akan digelutinya.
    Peluang usaha terdiri dari dua kata, Peluang dan usaha. Peluang berarti kesempatan, dan usaha berarti upaya untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan berbagai daya atau sumber daya yang dimiliki. Secara sederhana peluang usaha merupakan suatu kesempatan yang dimiliki oleh seseorang untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai dengan menggunakan sumber daya yang miliki.
    Tujuan yang hendak dicapai bisa dalam keuntungan, uang, kekayaan, kepuasan batin, popularitas, status sosial dan lain-lain. Untuk mencapai tujuan tersebut seseorang dapat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. Sumber daya itu dapat berupa uang/modal, pengetahuan, skill, relasi yang luas, pengalaman dan lain-lain. Artinya sumber daya ini mencakup segala sesuatu yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan usaha. Seorang wirausaha harus berfikir tentang seperti apa peluang usaha yang baik itu. Berikut adalah ciri-ciri peluang usaha yang baik.
  3. Bersifat orisinil
  4. Harus dapat mengantisipasi peruabahan persaingan dan kebutuhan pasar
  5. Sesuai dengan minat
  6. Tingkat kelayakan usaha teruji
  7. Bersifat ide kreatif
  8. Ada keyakinan untuk mewujudkan
  9. Ada rasa senang saat menjalankan
    Dalam kenyataannya peluang yang baik saja tidak cukup, tapi juga harus potensial. Banyaknya peluang usaha di sekitar kita, mengharuskan seorang wirausaha untuk cermat dalam mengkaji mana peluang usaha yang potensial.
    Ciri-ciri peluang usaha yang Potensial adalah sebagai berikut.
  10. Memiliki nilai jual
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 23
  11. Usaha bukan hanya ambisi pribadi semata, dan bersifat nyata
  12. Usaha tersebut mamapu bertahan lama di pasar
  13. Tidak menghabiskan modal, karena terlalu besar investasinya
  14. Bisa ditingkatkan skalanya menjadi industri
    Peluang usaha yang bernilai jual memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
  15. Mampu memenuhi kebutuhan konsumen
  16. Memiliki keunggulan bersaing
  17. Tidak bersifat sementara
  18. Ada nilai uang
  19. Memenuhi aspek kreatif dan inovatif
    B. Analisis Peluang Usaha
    Tidak semua peluang yang ada dihadapan kita secara otomatis bisa dikerjakan. Namun terlebih dahulu harus dilakukan analisis. Analisis peluang usaha adalah suatu analisis untuk mengetahui berbagai kemungkinan dari berbagai macam kesempatan usaha, mana yang bisa dilakukan dan bisa memberikan keuntungan dengan berbagai tingkat resiko yang akan di hadapi.
    Untuk dapat menggali dan memanfaatkan peluang usaha, seorang wirausaha harus dapat berfikir secara positif dan kreatif, diantaranya yaitu:
  20. Percaya dan yakin bahwa usaha tersebut dapat dilaksanakan
  21. Mau menerima gagasan atau ide-ide baru
  22. Memiliki semangat kerja yang tinggi
  23. Mampu berkomunikasi dengan baik
  24. Bertanya pada diri sendiri
  25. Mau mendengarkan saran orang lain
    C. Persiapan Peluang Usaha Untuk melakukan analisis peuang usaha di butuhkan persiapan sebagai berikut. 1. Meneliti luas usaha yang dipilih 2. Bentuk usaha 3. Jenis usaha yang ditekuni 4. Mengenal informasi usaha yang diterima 5. Memiliki peta peluang usaha yang menguntungkan
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 24
    Langkah-langkah analisis peluang usaha : 1. Membuat sketsa bidang usaha yang ditekuni 2. Penyediaan modal 3. Mengurus izin usaha 4. Menyiapkan tenaga kerja 5. Menyiapkan sarana 6. Menyiapkan bahan baku 7. Menetapkan lokasi 8. Menetapkan metodologi 9. Menetapkan teknologi usaha 10. Menetapkan Manajemen 11. Mencari Mitra Usaha
    D. Tujuan Analisis Peluang Usaha
    Secara umum tujuan analisis peluang usaha adalah untuk mengetahui apakah usaha tersebut layak dikerjakan atau tidak. Oleh sebab itu seorang wirausaha harus cermat, yakin dan berani. Tujuan analisis peluang usaha :  Untuk menemukan peluang usaha.  Untuk menemukan potensi usaha.  Untuk mengetahui besarnya potensi usaha yang tersedia.  Untuk mengetahui berapa lama usaha bertahan
    E. Keberhasilan dan Kegagalan Wirausaha
    Seorang wirausaha senantiasa dihadapkan dalam dua kemungkinan, yakni keberhasilan dan kegagalan dalam menjalankan usaha. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan keberhasilan dan kegagalan usaha.
  26. Faktor-faktor penyebab keberhasilan wirausaha
    Keberhasilan dan kegagalan dalam menjalankan suatu usaha dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan seorang wirausaha dalam mengelola usaha:
    a. Faktor manusia
    1) Kepribadian
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 25
    Kepribadian atau karakter seseorang sangat menunjang keberhasilannya. Karakter bisa bawaan dari lahir namun bisa juga di latih secara terus-menerus. Kemauan keras untuk berubah dan lingkungan sangat berpengaruh bagi pembentukan karakter.
    2) Ilmu Pengetahuan
    Ilmu, membantu kita dalam menghadapi berbagai persoalan. Dalam mengelola usaha seorang wirausaha dihadapkan dengan berbagai macam kondisi.
    3) Pengalaman yang dimiliki
    Seperti kata pepatah, pengalaman adalah guru terbaik. Kita bisa belajar dari pengalaman diri sendiri maupun pengalaman orang lain. Pengalaman orang lain bisa kita amati secara langsung, bisa juga berupa kisah inspiratif bisa di dapatkan melalui buku, maupun media elektronik seperti televisi, internet.
    b. Keuangan
    Faktor keuangan merupakan salah satu pendukung keberhasilan dalam usaha. Tanpa adanya modal, usaha tidak mungkin bisa berjalan. Modal tersebut digunakan untuk membiayai pengeluaran, seperti pembelian bahan baku, peralatan, perlengkapan kerja, gaji karyawan, promosi dan kegiatan operasional lainnya. Uang memang bukan segalanya tapi segalanya membutuhkan uang.
    c. Perencanaan
    Perencanaan yang matang sangat dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan usaha. Agar usaha yang mau dijalankan bisa terarah, dan tidak asal berjalan maka dibutuhkan planning yang matang. Perencanaan dapat dimulai saat usaha itu mau didirikan, misal:
  • Produk apa yang mau dibuat
  • Berapa modal yang dibutuhkan
  • Siapa calon konsumen sasarannya
  • Dimana tempat usahanya
  • Siapa yang terlibat dalam kegiatan usaha
    d. Pemasaran
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 26
    Pemasaran produk merupakan faktor sangat penting. Sebagus apapun produk, bila tidak mampu memasarkannya, maka produk tidak dapat menjangkau konsumen yang dituju. Oleh sebab itu harus dipikirkan, misalnya:
  • Siapa yang akan memasarkan produk
  • Siapa yang akan beli (pembeli potensial) produk
  • Apa strategi yang digunakan
    Selain faktor diatas, keberhasilan seorang wirausaha dalam menjalankan usaha menurut Adyaksa Dault harus dilandasi dengan falsafah yang dikenal dengan nama “ DORAEMON”, yaitu sebagai berikut:
     Dream : memiliki impian
     Opportunity : mampu mencari peluang usaha
     Reform : menyusun perencanaan dan mengimplementasikan secara sistematis
     Action : melakukan suatu tindakan
     Energy : memiliki semangat yang tinggi
     Mapping : bisa melakukan pemetaan usaha dengan analisis SWOT
     Organizing : bergabung dengan organisasi atau perkumpulan
     Network : memiliki jaringan atau relasi yang luas
  1. Faktor-faktor penyebab kegagalan wirausaha
    Keberhasilan dan kegagalan wirausaha sangat tergantung dari kepribadian wirausaha itu sendiri. Menurut Zimmerer yang menyebabkan wirausaha gagal dalam menjalankan usahanya adalah:
     Tidak kompeten dalam manajerial’
     Kurang
     berpengalaman
     Tidak bisa mengelola keuangan
     Lokasi yang kurang mendukung
     Gagal dalam perencanaan
     Sikap yang kurang bersungguh-sungguh
     Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan atau transisi kewirausahaan
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 27
     Kurang pengawasan peralatan
    F. Memanfaatkan Peluang Secara Kreatif Dan Inovatif
    Salah satu faktor keberhasilan seorang wirausaha adalah kemampuannya dalam memanfaatkan peluang secara kreatif dan inovatif. Kreatifitas merupakan kemampuan untuk menciptakan sesuatu. Sedangkan orang yang kreatif adalah mereka yang memiliki daya cipta.
    Berdasarkan penelitian kreatifitas dapat diidentifikasikan yaitu:
    a. Menciptakan ( to create) adalah proses berupa mencari atau menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada.
    b. Memodifikasikan ( to modify) dalam memodifikasi sesuatu berupa mencari cara membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan sesuatu menjadi berbeda penggunaanya oleh orang lain
    c. Mengkombinasikan ( to combine) yaitu mengkombinasikan dua hal atau lebih yang sebelumnya tidak saling berhubungan.
    Seorang wirausaha harus bisa berfikir bagaimana memanfaatkan peluang usaha di sekitar secara kreatif dan inovatif, dengan cara:
    1) Memanfaatkan barang yang tidak terpakai
    Misalnya memanfaatkan kain perca, sedotan, stik es krim menjadi produk yang punya nilai jual
    2) Memanfaatkan barang yang disediakan oleh alam
    Misalnya memanfaatkan akar pohon, tanah liat menjadi kerajinan
    3) Memanfaatkan kejadian atau peristiwa yang ada
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 28
    Misalnya saat musim hujan dengan menjual payung dan jas hutan, musim panas menjual masker muka, jaket dll
    4) Memanfaatkan segala sesuatu yang bisa memberikan peluang usaha.
    G. Jenis-Jenis Inovasi
    Pengertian inovasi menurut Stephen Robbins adalah sebuah ide atau gagasan baru yang di terapkan untuk memperbaiki suatu produk.
    Adapun ciri-ciri inovasi diantaranya adalah:
    1) Memiliki kekhasan atau khusus, artinya suatu inovasi memiliki ciri yang khas dalam arti ide, program, tatanan, sistem, termasuk kemungkinan hasil yang diharapkan
    2) Memiliki ciri atau unsur kebaruan, dalam arti suatu inovasi harus memiliki karakteristik sebagai sebuah karya dan pemikiran yang memiliki kadar orisinalitaasi
    3) Dilaksanakan melalui program yang terencana, dalam arti bahwa suatu inovasi dilakukan melalui proses yang tidak tergesa-gesa dan dipersiapkan secara matang terlebih dahulu
    4) Memiliki tujuan, program inovasi yang dilakukan harus memiliki arah yang ingin dicapai, termasuk strategi untuk mencapai tujuan
    Sedangkan jenis Inovasi menurut Kuratko ada 4 jenis inovasi, yaitu: 1) Invensi (penemuan BAru) 2) Ekstensi (pengembangan dari yang sudah ada sebelumnya ) 3) Duplikasi (penggandaan, memperbanyakproduk yang sudah ada dan terkenal ) 4) Sintesis ( penggabungan atau mengkombinasikan konsep dan formula yang sudah ada menjadi formula yang baru
    H. Sumber Peluang Usaha
    Peluang usaha bersumber atau diawali dengan adanya ide atau Inspirasi yang bersumber dari faktor internal dan eksternal
  2. Faktor internal
     Pengetahuan yg dimiliki
     Pengalaman dari individu itu sendiri
     Pengalaman dari orang lain
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 29
     Intuisi/pemikiran yg muncul dari diri sendiri
  3. Faktor eksternal
     Masalah yang dihadapi dan belum terpecahkan
     Kesulitan yang dihadapi sehari-hari
     Kebutuhan yang belum terpenuhi
     Pemikiran yang besar untuk menciptakan sesuatu yg baru
    Cara Memanfaatkan Peluang menurut Dr. DJ. Schwartz
    1) Percaya & yakin bahwa usaha bisa dilaksanakan
    2) Jangan bergaul pada lingkungan statis yang akan melumpuhkan pikiran
    3) Senantiasa bertanya pd diri sendiri, “bagamana saya dapat melakukan usaha yg lebih baik”
    4) Banyak bertanya & mendengarkan
    5) Perluas pikiran
    I. Pendekatan Analisis Peluang Usaha
    Ada beberapa pendekatan yang digunakan dalam menganalisis peluang usaha, yaitu.
  4. Analisis SWOT
    Merupakan analisis untuk mengetahui faktor internal (Strenght dan Weaknes) dan eksternal (Opportunity dan Threats) perusahaan. SWOT sangat penting untuk mengetahui kelebihan, kelemahan, peluang dan ancaman, sehingga wirausaha bisa melakukan strategi yang tepat.
    Analisis SWOT digunakan untuk mengetahui:
    a. Strenght yaitu kekuatan atau kelebihan yang dimiliki perusahaan yang dapat digunakan untuk mendukung usaha, contoh: memiliki produk yang berkualitas dan sudah dikenal masyarakat, memiliki tenaga kerja (SDM) yang kompeten dan loyal
    b. Weakness yaitu kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan, bila tidak diatasi akan menghambat kinerja usaha, contoh: karyawan yang kurang pengalaman,
    c. Opportunity : Peluang atau kesempatan untuk mengembangkan usaha
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 30
    d. Threat: Ancaman, gangguan, hambatan
    Gambar Analisis SWOT dalam ilmu ekonomi
  5. Analisis 5 W + 1 H
    Analisis ini untuk menjawab pertanyaan
    What : produk apa?
    Where : dimana lokasi?
    When : kapan akan memulai?
    Why : Mengapa memilih produk ini?
    Who : Siapa orang yang akan terlibat di dalamnya
    How : Bagaimana menjalankan usaha ini?
  6. Study Kelayakan Usaha Studi kelayakan bisnis menurut Husein Umar, 2003, yaitu penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidaknya bisnis dibangun tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan maksimum dalam waktu yang tidak ditentukan, misalnya rencana peluncuran produk baru.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 31
    Menurut Yacob Ibrahim, 2009 yang dimaksud studi kelayakan bisnis adalah kegiatan untuk menilai sejauh mana manfaat yang dapat diperoleh dalam melaksanakan suatu kegiatan usaha/proyek. Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa studi kelayakan bisnis adalah menganalisis faktor-faktor bisnis dalam menentukan rencana bisnis tersebut harus dilaksanakan, tidak dilaksanakan ataupun ditunda, dan untuk menilai kelayaka dalam pengembangan sebuah usaha.
    Manfaat studi kelayakan bisnis antara lain digunakan untuk:
  7. Merintis usaha baru
  8. Mengembangkan usaha yang sudah ada
  9. Memilih jenis usaha atau investasi yang paling menguntungkan
    Tahapan Studi kelayakan usaha dapat dilakukan dengan cara :
    a. Tahap penemuan ide
    Suatu produk yang akan dibuat haruslah berpotensi untuk laku dijual dan menguntungkan
    b. Tahap penelitian usaha
    Dimulai dengan mengumpulkan data, mengolah, menganalisis dan menyimpulkan
    c. Tahap evaluasi
    Mengevaluasi usulan proyek yang akan didirikan, mengevaluasi proyek yang sedang dibangun, dan mengevaluasi bisnis yang sudah di operasionalkan secara rutin
    d. Tahap pengurutan usulan yang layak
    Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana bisnis, maka perlu dilakukan pemilihan rencana bisnis yang dianggap paling penting untuk direalisasikan
    e. Tahap perencanaan pelaksanaan
    Setelah rencana bisnis di pilih untuk direalisaskan, perlu di buat rencana kerja pelaksanaan proyek.
    f. Tahap pelaksanaan
    Setelah semua persiapan selesei, tahap berikutnya adalah merealisasikan pelaksanaan.
    g. Tujuan studi kelayakan bisnis/usaha:
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 32
    Untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar pada peluang bisnis yang kurang menguntungkan.
    Tugas Individu:
    Siswa diminta untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kesuksesan dan kegagalan dalam berwirausaha
    Tugas Kelompok
    Lakukan pengamatan di lingkungan sekitar kalian. Cari satu pengusaha sukses dan pengusaha yang belum sukses. Analisa faktor-faktor penyebabnya kesuksesan dan kegagalan, identifikasi karakter yang mereka miliki. Presentasikan hasil pengamatan kalian di depan kelas
    Job Sheet
    Amati produk di sekitar kalian, buatlah draft analisis Peluang usaha dengan metode SWOT
    NO
    NAMA PRODUK
    STRENGHT
    WEAKNESS
    OPPORTUNITY
    THREAT
    1.
    2.
    3.
    4.
    5.
    Soal Pilihan Ganda 1. Kemampuan inovatif seorang wirausaha merupakan…. a. tujuan hidup untuk memenuhi keinginan berprestasi b. bekerja keras guna memperoleh keuntungan c. pandai membaca peluang d. proses mengubah peluang suatu gagasan/ide yang dapat dijual e. proses menemukan ide-ide yang briliian
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 33
  10. Langkah-langkah pengembangan ide dan peluang usaha meliputi :
    a. Peluasan pengembangan usaha
    b. Pengembangan karyawan
    c. Penambahan alat-alat produksi
    d. Penambahan alat transportasi
    e. Penambahan upah karyawan
  11. Berikut ini merupakan alasan utama kegagalan usaha baru, yaitu :
    a. Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat
    b. Manajemen yang baik dan tepat
    c. Memulai usaha yang membuat perencanaan yang baik
    d. Pengusaha selalu menangkap peluang usaha yang tepat dan baik
    e. Hasil produksi yang banyak diminati oleh konsumen
  12. Sumber peluang usaha dari faktor eksternal adalah. …
    a. pendidikan
    b. kesulitan
    c. pengalaman
    d. pengetahuan
    e. intuisi
  13. Untuk menguji kelayakan usaha diperlukan. … a. analisis SWOT b. 5 W + 1 H c. Studi kelayakan usaha d. Observasi e. Menggali banyak informasi
  14. Berikut ini bukan merupakan cara memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif di lingkungan sekitar antara lain :
    a. kotak tisu dari sedotan
    b. Pigura dari stik eskrim
    c. Berbelanja kebutuhan di warung
    d. Bungkus detergen untuk membuat taplak
    e. Membuat keset dari kain perca
  15. Yang termasuk sumber informasi peluang usaha data primer adalah :
    a. Media massa
    b. KADIN
    c. Biro Statistik
    d. Langsung dari Pemerintah
    e. Data manajemen
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 34
  16. Kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu yang baru baik berupa gagasan kemampuan berusaha maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya disebut . . . . d. kreatif d. motivatif e. inovatif e. Intuitif f. efektif 9. Yang bukan salah satu penyebab gagalnya seorang pelaku bisnis dalam menjalankan usaha adalah…… f. Modal kecil g. Manajemen usaha h. Lokasi kurang strategis i. Pemasaran kurang j. Kemampuan leadership
  17. Yang bukan merupakan cara menangkap peluang usaha adalah :
    a. Mau belajar ilmu manajemen usaha
    b. Mau meminta jasa konsultan
    c. Mau meminta jasa keluarga
    d. Mau percaya dan yakin bahwa usahanya bisa dilaksanakan
    e. Meminta jasa kenalan
  18. Kunci peluang usaha sebenarnya terletak pada :
    a. Konsumen
    b. Distributor
    c. Agen
    d. Pemerintah
    e. Wirausaha
  19. Salah satu tujuan dalam pengembangan ide dan peluang usaha dalam produk atau jasa adalah :
    a. Pengembangan ide
    b. Bahan-bahan produk
    c. Pembuatan produk/ jasa yang diminati konsumen
    d. Produk sejenis
    e. Penentuan produk
  20. Dalam analisis SWOT W adalah weakness yang artinya :
    a. Kekuatan
    b. Peluang
    c. Kelemahan
    d. Ancaman
    e. Persaingan
  21. Faktor yang paling utama pendukung keberhasilan usaha adalah :
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 35
    a. Faktor organisasi
    b. Faktor administrasi
    c. Faktor manusia
    d. Faktor keuangan
    e. Faktor perencanaan
  22. Kejadian-kejadian yang penting oleh wirausahawan dicatat dan didokumentasikan, semua ini berkaitan dengan factor :
    a. Pemasaran
    b. Organisasi
    c. Mengatur usaha
    d. Fasilitas pemerintah
    e. Administrasi
  23. ide yang memiliki nilai jual bercirikan. …
    a. bersifat kompetitif
    b. banyak yang menggunakan
    c. jangka pendek
    d. bermanfaat bagi khalayak
    e. ide baru
  24. Tujuan dilakukan analisis peluang usaha adalah untuk. …kecuali a. menemukan peluang usaha. b. menemukan potensi usaha. c. mengetahui besarnya potensi usaha yang tersedia d. mengetahui berapa keuntungan yang diperoleh e. mengetahui berapa lama usaha bertahan 18. faktor internal dalam analisis SWOT adalah. … a. strenght dan oppoertunity b. weakness dan treats c. strenght dan weakness d. weakness dan oppoertunity e. oppoertunity dan treats
  25. Jenis inovasi terkait dengan pengembangan produk adalah. …
    a. Invensi
    b. Ekstensi
    c. Duplikasi
    d. Sintesis
    e. Analisis
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 36
  26. Seorang siswa yang menyusun tisu makan menjadi bentuk buah pisang, disebut tipe kreatifitas. … a. Menciptakan b. Memodifikasi c. Mengkombinasikan d. Mengembangkan e. menggabungkan
    Soal Uraian
  27. Apa yang dimaksud dengan peluang usaha?
  28. Jelaskan faktor-faktor penyebab keberhasilan usaha!
  29. Apa penyebab wirausaha mengalami kegagalan dalam menjalankan usaha
  30. Bagaimana memanfaatkan peluang usaha secara kreatif dan inovatif?
  31. Uraikan peluang usaha yang potensial!
    CATATAN

Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 37
BAB III HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI) Tujuan Pembelajaran:
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat :

  1. Menjelaskan pengertian Hak Atas Kekayaan Intelektual
  2. Mengidenifikasi prinsip prinsip Hak Atas Kekayaan Intelektual
  3. Mengidentifikasi dasar hukum Hak Atas Kekayaan Intelektual
  4. Mengemukakan prinsip-prinsip Hak Atas Kekayaan Intelek tual
  5. Menunjukkan dasar hukum Hak Atas Kekayaan Intelektual
  6. Mempresentasikan hak atas kekayaan intelek tual Peta Konsep Kata kunci: Haki, tujuan dan sifat Haki, prinsip haki, hak cipta, hak kekayaan industri, prosedur permohonan, UU Haki
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 38
    A. Pendahuluan HAKI merupakan terjemahan dari Intellectual Property Right (IPR) adalah hak yang berasal dari hasil kegiatan intelektual manusia yang mempunyai manfaat ekonomi. Konsepsi mengenai HAKI didasarkan pada pemikiran bahwa karya intelektual yang telah dihasilkan manusia memerlukan pengorbanan tenaga, waktu dan biaya. Adanya pengorbanan ini menjadikan karya yang telah dihasilkan memiliki nilai ekonomi karena manfaat yang dapat dinikmatinya. Berdasarkan konsep ini maka mendorong kebutuhan adanya penghargaan atas hasil karya yang telah dihasilkan berupa perlindungan hukum bagi HAKI. Tujuan pemberian perlindungan hukum itu untuk mendorong dan menumbuhkembangkan semangat berkarya dan mencipta. B. Pengertian HAKI Pengertian HAKI Menurut Para Pakar, sebagai berikut : 1. Ismail Saleh, Pengertian HAKI adalah pengakuan dan penghargaan pada seseorang atau badan hukum atas penemuan atau penciptaan karya intelektual mereka dengan memberikan hak-hak khusus bagi mereka, baik yang bersifat sosial maupun ekonomis. 2. Bambang Kesowo, HAKI adalah hak atas kekayaan yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia. 3. Adrian Sutedi adalah hak atau wewenang atau kekuasaan untuk berbuat sesuatu atas kekayaan intelektual tersebut dan hak tersebut diatur oleh norma-norma atau hukum-hukum yang berlaku. Kekayaan intelektual merupakan kekayaan atas segala hasil produksi kecerdasan daya pikir seperti teknologi, pengetahuan, sastra, seni, karya tulis, karikatur, pengarang lagu dan seterusnya Seorang wirausaha harus memahami dan mengetahui tentang Hak atas Kekayaan Intelektual agar setiap produk yang dihasilkan atau diciptakan tidak mudah ditiru dan di akui oleh pihak lain. Manfaat ekonomi lainnya adalah ia bisa memberikan keuntungan seperti mendapatkan royalti ketika produknya digunakan oleh pihak lain. Apabila ia tidak mempatenkan produknya itu artinya ia siap menerima resiko yang tidak diinginkan, misalnya produknya diakui oleh orang lain.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 39
    C. Tujuan dan Sifat HAKI Berikut ini adalah tujuan dari penerapan HAKI: 1) Mencegah adanya kemungkinan pelanggaran HAKI milik orang lain. 2) Meningkatkan daya saing dan pangsa pasar. 3) Bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan strategi penelitian bisnis dan industri di Indonesia. Hak atas kekayaan intelektual memiliki dua buah sifat, yaitu: 1. Memiliki jangka waktu tertentu Hak atas kekayaan intelektual memiliki jangka waktu tertentu (terbatas). Apabila jangka waktunya sudah habis, hasil penemuan tersebut akan menjadi milik umum. Akan tetapi, ada juga HAKI yang jangka waktunya bisa diperpanjang. Contohnya adalah hak merek. 2. Bersifat eksklusif dan mutlak HAKI bersifat eksklusif dan mutlak, artinya tidak ada satu orang pun yang boleh melanggar hak kekayaan intelektual milik orang lain. Pemilik hak bisa mengajukan tuntutan jika mengetahui adanya pelanggaran yang dilakukan pihak lain. Tak hanya itu saja, pemilik HAKI memperoleh hak monopoli. Ia berhak melarang orang untuk membuat ciptaan yang sama dengan ciptaan miliknya. D. Prinsip-Prinsip HAKI Prinsip – prinsip Hak Kekayaan Intelektual : 1) Prinsip ekonomi Prinsip ekonomi, yakni hak intelektual berasal dari kegiatan kreatif suatu kemauan daya pikir manusia yang diekspresikan dalam berbagai bentuk yang akan memberikan keuntungan kepada pemilik yang bersangkutan. 2) Prinsip keadilan. Prinsip keadilan, yakni di dalam menciptakan sebuah karya atau orang yang bekerja membuahkan suatu hasil dari kemampuan intelektual dalam ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang akan mendapat perlindungan dalam pemiliknya.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 40
    3) Prinsip kebudayaan. Prinsip kebudayaan, yakni perkembangan ilmu pengetahuan, sastra, dan seni untuk meningkatkan kehidupan manusia 4) Prinsip sosial. Prinsip sosial mengatur kepentingan manusia sebagai warga negara , artinya hak yang diakui oleh hukum dan telah diberikan kepada individu merupakan satu kesatuan sehingga perlindungan diberikan bedasarkan keseimbangan kepentingan individu dan masyarakat. E. Klasifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Berdasarkan WIPO ( the creation of the human mind) hak atas kekayaan intelektual dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu hak cipta ( copyright ) , dan hak kekayaan industry (industrial property right). 1. Hak Cipta Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda dengan hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya. Sifat Hak cipta:  Hak cipta dianggap sebagai benda bergerak dan tidak berwujud  Hak cipta dapat dialihkan seluruhnya atau sebagian, bila dialihkan harus tertulis (bisa di notaris atau di bawah tangan)  Hak cipta tidak dapat disita, kecuali jika diperoleh secara melawan hukum Hak-hak yang tercakup dalam hak cipta a) Hak eksklusif Yang dimaksud dengan “hak eksklusif” dalam hal ini adalah bahwa hanya pemegang hak ciptalah yang bebas melaksanakan hak cipta tersebut, sementara orang atau pihak lain dilarang melaksanakan hak cipta tersebut tanpa persetujuan pemegang hak cipta. b) Hak ekonomi dan hak moral
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 41
     Hak ekonomi adalah hak untuk mendapatkan manfaat ekonomi atas ciptaan, sedangkan  Hak moral adalah hak yang melekat pada diri pencipta atau pelaku (seni, rekaman, siaran) yang tidak dapat dihilangkan dengan alasan apa pun, walaupun hak cipta atau hak terkait telah dialihkan. Hasil Ciptaan yang dilindungi Undang-undang hak cipta ( UU hak cipta No. 19/2002) adalah karya cipta dalam tiga bidang, yaitu hak cipta ilmu pengetahuan, hak cipta seni dan hak cipta sastra yang mencakup : a. Buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan dan semua hasil karya tulis lain; b. Ceramah, kuliah, pidato dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu; c. Alat peraga yg dibuat untuk kpentingan pendidikan & ilmu pengetahuan; d. Musik/ lagu dengan atau tanpa teks; e. Drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan dan pentomim; f. Seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, kolas, seni patung dan seni terapan; g. Arsitektur; h. Peta; i. Seni batik; j. Fotografi; k. Sinematografi; l. Terjemahan, bunga rampai, tafsir, saduran, database dan karya lain dari hasil pengalih wujudan 2. Hak Kekayaan Industri Hak kekayaan industry ( industrial property right ) adalah hak yang mengatur segala sesuatu tentang milik perindustrian, terutama yang mengatur perlindungan hukum. Hak kekayaan industry ( industrial property right ), meliputi :
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 42
    a. Hak Paten Hak Paten (Patent) adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Inventor adalah seorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan Invensi. Invensi adalah ide Inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses. b. Hak Merek Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa. (Menurut UU No.15 Tahun 2001) Sedangkan pengertian dari Hak Merek adalah hak ekslusif yang diberikan oleh negara kepada pemilik merek terdaftar dalam daftar umum merek untuk jangka waktu tertentu dengan menggunakan sendiri merek tersebut atau memberikan ijin kepada pihak lain untuk menggunakannya. c. Hak Varietas tanaman Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) atau hak pemulia tanaman adalah hak kekayaan intelektual yang diberikan kepada pihak pemulia tanaman atau pemegang PVT untuk memegang kendali secara eksklusif terhadap bahan perbanyakan (mencakup benih, stek, anakan, atau jaringan biakan) dan material yang dipanen (bunga potong, buah, potongan daun) dari suatu varietas tanaman baru untuk digunakan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Hak PVT dapat beralih atau dialihkan karena : 1. Pewarisan; 2. Hibah; 3. Wasiat;
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 43
  7. Perjanjian dalam bentuk akta notaris; atau 5. Sebab lain yang dibenarkan oleh undang-undang. d. Rahasia Dagang Dalam Pasal 1 Undang-Undang Rahasia Dagang (Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000), Rahasia Dagang adalah informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi dan/ atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik Rahasia Dagang. Lingkup perlindungan Rahasia Dagang adalah metode produksi, metode pengolahan, metode penjualan atau informasi lain di bidang teknologi dan/atau bisnis yang memiliki nilai ekonomi dan tidak diketahui masyarakat umum. Adapun yang dimasukkan kedalam informasi teknologi, adalah sebagai berikut .  Informasi tentang penelitian dan pengembangan suatu teknologi;  Informasi tentang produksi/proses; dan  Informasi mengenai kontrol mutu e. Desain industry Desain Industri menurut UU No. 31 Tahun 2000 didefinisikan sebagai suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan dari padanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan. f. Desain tata letak sirkuit terpadu Sirkuit Terpadu adalah suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi, yang di dalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya saling berkaitan serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan semikonduktor yang dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi elektronik
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 44
    Desain Tata Letak adalah kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen, sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, serta sebagian atau semua interkoneksi dalam suatu Sirkuit Terpadu dan peletakan tiga dimensi tersebut dimaksudkan untuk persiapan pembuatan Sirkuit Terpadu. Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara Republik Indonesia kepada Pendesain atas hasil kreasinya, untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri, atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakan hak tersebut. Kriteria DTLST Yang Mendapat Perlindungan  Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu diberikan untuk Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu yang orisinal.  Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dinyatakan orisinal apabila desain tersebut merupakan hasil karya mandiri Pendesain, dan pada saat Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu tersebut dibuat tidak merupakan sesuatu yang umum bagi para Pendesain  Tentu saja, Desain Industri harus terdaftar pada DITJEN HKI untuk memperoleh perlindungan. g. Indikasi Geografi (Geographical Indication) Indikasi geografi merupakan tanda yang menunjukkan asal muasal suatu barang. Biasanya hal ini dilihat dari faktor geografis seperti faktor alam dan faktor manusia yang memberikan ciri kualitas tertentu. Hak Cipta (buku, ceramah, alat peraga, musik, drama, seni dll) Hak Kekayaan Industri (Paten, merk, varietas tanaman, rahasia dagang, desain industri, desain tata letak sirkuit, indikasi geografi ) F. Dasar Hukum Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia Pengaturan hukum HAKI di Indonesia dapat ditemukan dalam : 1. Undang – undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.
    HAKKIHAKKIHAKKIHAKKIHAKKI
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 45
  8. Undang – undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten. 3. Undang – undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek. 4. Undang – undang Nomor 29 Tahun 2000 tentang Varietas Tanaman. 5. Undang – undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang. 6. Undang – undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri. 7. Undang – undang Nomor 32 Tahun 2000 tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu. G. Syarat Karya Intelektual Yang Dapat Dipatenkan Ada beberapa kategori karya dan penemuan yang dapat dipatenkan. Dengan kata lain, tidak semua hasil penemuan bisa dipatenkan. Suatu karya yang dapat dipatenkan harus memenuhi beberapa persayaratan secara substantif, yaitu sebagai berikut: 1. Bersifat Baru Hasil karya intelektual belum pernah dipublikasikan terlebih dahulu. Baik di publikasikan di media apapun. Adapun langkah yang harus segera di urus agar memperoleh hak paten, dengan mengajukan permohonan. Setelah mengajukan permohonan, akan memperoleh tanggal penerimaan. Jika karya intelektual dipublikasikan sebelum memperoleh tanggal penerimaan, maka permohonan bisa gagal 2. Bersifat Inventif Prinsip memperoleh paten HaKI bersifat inventif, atau kemampuan untuk menciptakan, merancang sesuatu yang sebelumnya belum pernah ada. Paten hanya diberikan pada karya intelektual hanya diberikan pada penemu yang memiliki person skilled in the art. 3. Bersifat Aplikatif Maksud aplikatif hasil penelitian yang ditemukan dapat dilakukan secara berulang-ulang. Dapat juga diartikan memiliki tingkat kemanfaatan bagi masyarakat. Semakin hasil penemuannya digunakan masyarakat luas, mengindikasikan bahwa penemuannya berhasil sebagai solusi atas permasalahan yang muncul. Karya intelektual memiliki syarat konsisten, tidak mudah berubah-ubah.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 46
    H. Prosedur mengajukan permohonan HAKI Syarat mengajukan permohonan hak paten HAKKI karya intelektual benar-benar terbarukan, artinya belum ada yang pernah mengajukan sebelumnya. Untuk mengetahui apakah karya kita merupakan terbarukan atau tidak, kita dapat melakukan pengeckan dokumen paten di database DJHKI dan kantor paten di luar negeri. Jika karya kita belum bersifat terbarukan, proses selanjutnya adalah membuat proposal pengajuan paten. Setelah dilakukan penelusuran dan dapat diyakini bahwa invensi yang akan dipatenkan masih mengandung kebaruan, langkah selanjutnya adalah membuat spesifikasi paten, yang terdiri sekurang-kurangnya atas: 1) Judul Invensi; Latar Belakang Invensi, yang menerangkan teknologi yang ada sebelumnya serta masalah yang terdapat pada teknologi tersebut, yang coba ditanggulangi oleh invensi; 2) Uraian Singkat Invensi, yang menerangkan secara ringkas mengenai fitur-fitur yang terkandung dalam, dan menyusun, invensi; 3) Uraian Lengkap Invensi, yang menerangkan mengenai bagaimana cara melaksanakan invensi; 4) Gambar Teknik, jika diperlukan untuk menerangkan invensi secara lebih jelas; 5) Uraian Singkat Gambar, untuk menerangkan mengenai Gambar Teknik yang disertakan; 6) Abstrak, ringkasan mengenai invensi dalam satu atau dua paragraf; 7) Klaim, yang memberi batasan mengenai fitur-fitur apa saja yang dinyatakan sebagai baru dan inventif oleh sang inventor, sehingga layak mendapatkan hak paten. Persyaratan lain berupa persyaratan formalitas dapat dilengkapi selama tiga bulan sejak Tanggal Penerimaan, dan dapat dua kali diperpanjang, masing-masing untuk dua dan satu bulan. Persyaratan formalitas tersebut adalah: a) Surat Pernyataan Hak, yang merupakan pernyataan Pemohon Paten bahwa ia memang memiliki hak untuk mengajukan permohonan paten tersebut; b) Surat Pengalihan Hak, yang merupakan bukti pengalihan hak dari Inventor kepada Pemohon Paten, jika Inventor dan Pemohon bukan orang yang sama; c) Surat Kuasa, jika permohonan diajukan melalui Kuasa;
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 47
    d) Fotokopi KTP/Identitas Pemohon, jika Pemohon perorangan; e) Fotokopi Akta Pendirian Badan Hukum yang telah dilegalisir, jika Pemohon adalah Badan Hukum; f) Fotokopi NPWP Badan Hukum, jika Pemohon adalah Badan Hukum; dan g) Fotokopi KTP/Identitas orang yang bertindak atas nama Pemohon Badan Hukum untuk menandatangani Surat Pernyataan dan Surat Kuasa. Apabila syarat diatas sudah lengkap, inventor tinggal menunggu hasil dari DJHKI. Pengumuman akan dipublikasikan secara umum setelah 18 bulan dari hasil pengajuan. Gambar alur pendaftaran hak cipta dan hak paten I. Invensi Yang Tidak Dapat Dipatenkan Invensi tidak dapat dipatenkan apabila:
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 48
  9. Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, moralitas
    agama, ketertiban umum, atau kesusilaan; misalnya invensi yang
    kegunaannya secara spesifik adalah untuk memakai narkoba.
  10. Berupa metode pemeriksaan, perawatan, pengobatan dan/atau pembedahan
    yang diterapkan terhadap manusia dan/atau hewan; misalnya metode
    operasi caesar, metode chemotherapy.
  11. Teori dan metode di bidang ilmu pengetahuan dan matematika; sehingga
    rumus matetmatika sehebat apapun tidak bisa dipatenkan oleh siapapun.
  12. Semua makhluk hidup, kecuali jasad renik; serta proses biologis yang esensial
    untuk memproduksi tanaman atau hewan, kecuali proses non-biologis atau
    proses mikrobiologis.
    J. Pemeliharaan Paten
    Pemegang Hak Paten juga berkewajiban untuk membayar biaya tahunan
    pemeliharaan paten sampai dengan tahun terakhir masa perlindungan. Jika
    Pemegang Hak Paten tidak membayar biaya pemeliharaan selama tiga tahun
    berturut-turut, maka paten akan dianggap batal demi hukum.
    Besaran biaya pemeliharaan Paten yang harus dibayarkan setiap tahun oleh
    Pemegang Hak Paten ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah terkait Penerimaan
    Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkup Kementerian Hukum dan HAM. Komponen
    biaya terdiri atas biaya pokok dan biaya per klaim.
    Batas waktu untuk melakukan pembayaran biaya pemeliharaan tahunan
    setiap tahunnya adalah pada tanggal yang sama dengan tanggal pemberian paten.
    Jika paten diberi pada tanggal 2 Februari 2019, maka setiap tanggal 2 Februari
    Pemohon Paten harus membayar biaya pemeliharaan hingga masa perlindungan
    paten berakhir.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 49
    Tugas Individu
    Amatilah lingkungan di sekitar kalian, carilah beberapa usaha kecil UKM yang sudah
    mendaftarkan produknya ke HAKKI.
    Tugas Kelompok
    Kelas di bagi dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok mencari sepuluh
    contoh produk disertai penjelasan yang sudah terdaftar HAKKI seperti hak cipta,
    merk atau paten dalam kategori makanan, minuman, olahraga, fashion, farmasi dan
    musik serta film yang ada di lingkunganmu. Presentasikan hasilnya di depan kelas.
    Job Sheet
    Buatlah tabel yang memuat data 10 produk yang sudah memiliki hak cipta atau hak
    paten dan yang belum memiliki
    NO NAMA PRODUK REGISTERED ®
    TRADE
    MARK
    (TM)
    TIDAK
    KEDUANYA
    ADA
    KEDUANYA
    KET.
    1.
    2.
    3.
    4.
    5.
    6.
    7.
    8.
    9.
    10.
    Soal Pilihan Ganda
  13. Desain tata letak sirkuit terpadu diatur dalam Undang-undang No ?
    a. 31 Tahun 2000
    b. 32 Tahun 2000
    c. 33 Tahun 2000
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 50
    d. 34 Tahun 2000
    e. 35 Tahun 2000
  14. Yang tidak termasuk Pengalihan Hak Desain tata letak sirkuit terpadu yaitu ?
    a. Pewaris
    b. Hibah
    c. Wasiat
    d. Janji Lisan
    e. Perjanjian tertulis
  15. Kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen, sekurangkurangnya
    satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, serta sebagian atau
    semua interkoneksi dalam suatu sirkuit terpadu dan peletakan tiga dimensi
    tersebut dimaksudkan untuk persiapan pembuatan sirkuit terpadu. Pengertian
    dari ?
    a. Desain tata letak
    b. Sirkuit terpadu
    c. Obyek dan Perlindungan
    d. Hak Pemegang DTLST
    e. Prosedur Mengajukan Permohonan Pendaftaran
  16. Sebutkan 3 macam konsepsi dalam manfaat bagi kehidupan manusia dan nilai
    ekonomi ..
    a. Konsepsi keimanan, konsepsi ilmu, konsepsi sosial
    b. Konsepsi hak, konsepsi kekayaan, konsepsi perlindungan hukum
    c. Konsepsi internal, konsepsi eksternal, konsepsi umum
    d. Konsepsi kuantitas, konsepsi kualitas, konsepsi average
    e. Semua Salah
  17. Produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi, yang didalamnya terdapat berbagai
    elemen dan sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif,
    yang sebagian atau seluruhnya saling berkaitan serta dibentuk secara terpadu
    didalam sebuah bahan semikonduktor yang dimaksudkan untuk menghasilkan
    fungsi elektronik. Pengertian dari ?
    a. Prosedur Mengajukan Permohonan Pendaftaran
    b. Sirkuit terpadu
    c. Desain tata letak
    d. Obyek dan Perlindungan
    e. Hak Pemegang DTLST
  18. Sebutkan 3 macam konsepsi dalam manfaat bagi kehidupan manusia dan nilai
    ekonomi ..
    a. Konsepsi keimanan, konsepsi ilmu, konsepsi sosial
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 51
    b. Konsepsi hak, konsepsi kekayaan, konsepsi perlindungan hukum
    c. Konsepsi internal, konsepsi eksternal, konsepsi umum
    d. Konsepsi kuantitas, konsepsi kualitas, konsepsi average
    e. Semua Salah
  19. Undang-undang yang mengatur tentang varietas tanaman adalah..
    a. UU No. 29 tahun 2000
    b. UU No. 14 tahun 2001
    c. UU No. 19 tahun 2002
    d. UU No. 15 tahun 2001
    e. UU No. 31 tahun 2000
  20. Penerapan bioteknologi untuk mendapatkan varietas varietas unggul akan
    menjurus pada …
    a. Meningkatnya jenis hama tanaman
    b. Meningkatnya keanekaragaman genetic
    c. Meningkatnya keanekaragaman ekologi
    d. Menurunkan kualitas produk pertanian
    e. Menurunkan kualitas lingkungan
  21. Di bawah ini adalah tujuan dari perlindungan hukum varietas tanaman, kecuali ;
    a. Mendorong Kreativitas
    b. Penghasil VT memperoleh hak ekonomi
    c. Memotivasi berbagai pihak untuk menghasilkan varietas unggul
    d. Hanya mencakup produk VT saja (sebagian bidang pertanian)
    e. Mendorong Inovasi pada bidang pertanian
  22. Di bawah ini adalah undang-undang mengenai HAK Kekayaan Intelektual..
    a. UU No. 29 tahun 2000 tentang Varietas Tanaman
    b. UU No. 14 tahun 2001 tentang Paten
    c. UU 19 tahun 2002 tentang Hak cipta
    d. A, B dan C benar
    e. A dan B benar
  23. Sebutkan 3 macam konsepsi dalam manfaat bagi kehidupan manusia dan nilai
    ekonomi ..
    a. Konsepsi keimanan, konsepsi ilmu, konsepsi sosial
    b. Konsepsi hak, konsepsi kekayaan, konsepsi perlindungan hukum
    c. Konsepsi internal, konsepsi eksternal, konsepsi umum
    d. Konsepsi kuantitas, konsepsi kualitas, konsepsi average
    e. Semua Salah
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 52
  24. Yang termaksud dalam hak kekayaan intelektual adalah di bawah ini,kecuali…
    a. hak cipta
    b. merek dagang
    c. paten
    d. desain produk industri
    e. hak waris
  25. Dibawah ini adalah bentuk-bentuk ciptaan yang dilindungi oleh UU Hak
    Cipta,kecuali..
    a. ceramah
    b. naskah copian
    c. program komputer
    d. drama
    e. Arsitektur
  26. Menurut UU Hak Cipta, yang dimaksud dengan hak cipta adalah..
    a. hak asasi bagi pembuat program untuk mengizinkan orang lain mengcopinya
    secara bebas
    b. sekumpulan instruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa,kode,skema
    bentuk lain
    c. hak yang diberikan ornag tua kepada anaknya
    d. hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau
    memperbanyak hasil
    ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi
    pembatasan-pembatasan menurut
    peraturan perundang-undangan yang berlaku
    e. hak ekslusif bagi pembajak program untuk memperbanyak ciptaan orang
    lain dan memberikan izin
    dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut perundangundangan
    yang berlaku
  27. Syarat karya intelektual adalah belum pernah dipublikasi atau disebut memenuhi
    unsur. …
    a. Kebaruan
    b. Inventif
    c. Aplikatif
    d. Komunikatif
    e. Kreatif
  28. Tujuan dari hak cipta adalah…
    a. melindungi kreasi penulis,seniman,pengarang,dan pemain musik,pengarang
    sandiwara, serta pembuat film dan perangkat lunak(software)
    b. melindungi pembajak software atau program,pengopi program
    c. membuat negara indonesia terlihat hebat di mata dunia
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 53
    d. membuat para pembajak software untuk minta maaf kepada pembuat program
    e. sebagai pelengkap saja dari undang-undang hak cipta internasioanal
  29. Hasil dari ide atau gagasan seseorang, yang mempunyai nilai, baik dalam bentuk
    konkrit maupun abstrak
    disebut…
    a. ciptaan
    b. hak cipta
    c. pencipta
    d. kreasi
    e. Deskripsi
  30. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghargai kreasi orang lain, di
    antaranya adalah…
    a. menggunakan sofrtware bajakan
    b. melakukan crack terhadap software
    c. tidak menggunakannya untuk tindak kriminal
    d. memodifikasi sesuai keinginan
    e. menyalin software orang lain semaunya
  31. tindakan yang dilakukan dengan mengabaikan ketentuan dan pengaturanpengaturan
    yang formal dalam suatu negara, disebut tindakan…
    a. subjektif
    b. objektif
    c. ilegal
    d. legal
    e. ekonomis
  32. Pada tahun 2003, negara-negara yang tidak termasuk negara yang tingkat
    pembajakannya tertinggi
    adalah…
    a. indonesia
    b. vietnam
    c. ukraina
    d. cina
    e. malaysia
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 54
    Soal Uraian
  33. Jelaskan pengertian HAKI menurut Bambang Kesowo!
  34. Apa prinsip-prinsip hak atas kekayaan intelektual
  35. Jelaskan dasar hukum atas hak atas kekayaan intelektual
  36. Apa syarat karya intelektual yang dapat dipatenkan
  37. Bagaimana prosedur mengajukan HAKI
    CATATAN













Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 55
BAB 4
RANCANGAN PROTOTYPE
DAN PEMBUATAN KEMASAN
PRODUK KREATIF
Tujuan Pembelajaran:
Setelah mempelajari bab ini diharapkan siswa dapat:

  1. Menjelaskan konsep desain produk kreatif
  2. Menganalisis alur dan proses kerja pembuatan prototype/model produk
    Kreatif
  3. Menganalisis proses kerja prototype/model produk kreatif
  4. Membuat desain (rancangan) produk kreatif
  5. Membuat alur dan proses kerja pembuatan prototype/model produk kreatif
  6. Membuat prototype/ model produk kreatif
  7. Membuat kemasan dan merek (brand) produk kreatif
    Peta Konsep
    Kata kunci: desain, kemasan, fungsi desain dan kemasan
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 56
    A. Pengertian Desain Produk
    Desain Produk merupakan terjemahan dari Industrial Design. Desain produk
    bisa disebut juga dengan desain kemasan yaitu sebuah ide, Pengembangan konsep,
    Pengujian, dan Pelaksanaan manufaktur atau jasa.
    Desain Produk adalah sebagai alat manajemen untuk menterjemahkan hasil
    kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan sebelum menjadi
    rancangan yang nyata yang akan diproduksi dan dijual dengan menghasilkan laba.
    Pengertian desain dikemukakan oleh W. J Stanton (1981), yang telah
    diterjemahkan oleh DR. Buchori Alma dalam bukunya manajemen pemasaran
    dan pemasaran jasa, yaitu : “Yang dikatakan produk adalah seperangkat atribut
    baik berwujud maupun tidak berwujud, Termasuk didalamnya masalah warna,
    Harga nama baik perusahaan, Nama baik toko yang menjual, dan pelayanan pabrik
    serta pelayanan pengencer yang diterima pembeli guna memuaskan keinginan.”
    Bagian-bagian desain produk
    Pada dasarnya desain produk terbagi menjadi dua bagian yaitu :
    1) Mendesain produk yang benar – benar baru. yaitu membuat rancangan dan
    sketsa baru yang belum pernah ada pada desain sebelumnya.
    2) Mendesain atau memodifikasi produk yang sudah ada (redesign) atau
    melakukan pengembangan terhadap desain produk yang sudah ada.
    B. Maksud dan Tujuan Desain Produk
    Desain produk mempunyai maksud dan tujuan untuk membantu
    perusahaan dalam menciptakan dan mengembangkan produk baru atau untuk
    menjamin hasil produksi yang sesuai dengan keinginan pelanggan.
    Manfaat dari desain produk antara lain:
    1) Menghindari kegagalan – kegagalan yang mungkin terjadi dalam pembuatan
    suatu produk
    2) Memilih metode yang paling baik dan ekonomis dalam pembuatan produk
    3) Menentukan standarisasi atau spesifikasi produk yang dibuat
    4) Menghitung biaya dan menentukan harga produk yang dibuat
    5) Mengetahui kelayakan produk tersebut apakah sudah memenuhi persyaratan
    atau masih perlu perbaikan kembali
    Tujuan desain produk antara lain:
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 57
    a. Sebagai identitas/merk dari suatu produk;
    b. Untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan mempunya nilai jual
    yang tinggi;
    c. Untuk menghasilkan produk yang trend pada masanya;
    d. Untuk membuat produk dengan biaya seminimal mungkin dalam penggunaan
    bahan baku dan biaya – biaya dengan tanpa mengurangi nilai jual produk
    tersebut.
    C. Fungsi Desain Produk
    Sedangkan fungsi dari desain produk adalah:
  • Indentitas dari produk itu sendiri,
  • Sebagai pelindung produk, dan
  • Penambah nilai jual produk.
    D. Kemasan Produk
    Kemasan merupakan desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur,
    material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi
    produk agar produk dapat dipasarkan. Kemasan digunakan untuk membungkus,
    melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi dan
    membedakan sebuah produk di pasar (Klimchuk dan Krasovec, 2006:33).
    Gambar kemasan produk
    Kemasan yang dirancang dengan baik dapat membangun ekuitas merek
    dan mendorong penjualan. Kemasan sebagai bagian pertama produk yang
    dihadapi pembeli dan mampu menarik atau menyingkirkan pembeli. Pengemasan
    suatu produk biasanya dilakukan oleh produsen untuk dapat merebut minat
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 58
    konsumen terhadap pembelian barang. Produsen berusaha memberikan kesan
    yang baik pada kemasan produknya dan menciptakan model kemasan baru yang
    berbeda dengan produsen lain yang memproduksi produk-produk sejenis dalam
    pasar yang sama.
    E. Fungsi Kemasan Produk
    Perusahaan sangat memperhatikan pembungkus suatu barang sebab
    mereka menganggap bahwa fungsi kemasan tidak hanya sebagai pembungkus,
    tetapi jauh lebih luas dari pada itu. Simamora (2007) mengemukakan pengemasan
    mempunyai dua fungsi yaitu:
    a. Fungsi Protektif
    Berkenaan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi,
    dan saluran distribusi yang semua berimbas pada pengemasan. Dengan
    pengemasan protektif, para konsumen tidak perlu harus menanggung risiko
    pembelian produk rusak atau cacat.
    b. Fungsi Promosional
    Peran kemasan pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun
    kemasan juga digunakan sebagai sarana promosional. Menyangkut promosi,
    perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna,
    ukuran, dan penampilan.
    Selain berfungsi sebagai media pemasaran, kemasan juga memiliki beberapa
    fungsi lain, yaitu sebagai berikut:
    1) Pelindung produk.
    Salah satu fungsi dasar kemasan adalah untuk mengurangi
    terjadinya kehancuran, busuk, atau kehilangan melalui pencurian
    atau kesalahan penempatan.
    2) Memperkuat citra produk.
    Kemasan memberikan cara yang menarik untuk menarik perhatian
    kepada sebuah produk.
    3) Kombinasi dari keduanya, marketing dan Logistik dimana kemasan
    menjual produk dengan menarik perhatian dan
    mengkomunikasikannya.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 59
    F. Tujuan Kemasan Produk
    Menurut Louw dan Kimber (2007), tujuan dari kemasan dan pelabelan kemasan
    antara lain:
    1) Physical Production. Melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan,
    tekanan dan sebagainya.
    2) Barrier Protection. Melindungi dari hambatan oksigen uap air, debu, dan
    sebagainya.
    3) Containment or Agglomeration. Benda-benda kecil biasanya dikelompokkan
    bersama dalam satu paket untuk efisiensi transportasi dan penanganan.
    4) Information Transmission. Informasi tentang cara menggunakan
    transportasi, daur ulang, atau membuang paket produk yang sering terdapat
    pada kemasan atau label.
    5) Reducing Theft. Kemasan yang tidak dapat ditutup kembali atau akan rusak
    secara fisik (menunjukkan tanda-tanda pembukaan) sangat membantu dalam
    pencegahan pencurian. Paket juga termasuk memberikan kesempatan sebagai
    perangkat anti-pencurian.
    6) Convenience. Fitur yang menambah kenyamanan dalam distribusi,
    penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan
    dan digunakan kembali.
    7) Marketing. Kemasan dan label dapat digunakan oleh pemasar untuk
    mendorong calon pembeli untuk membeli produk.
    G. Klasifikasi Kemasan
    Kemasan dapat digolongkan atas beberapa hal antara lain :
  1. Berdasarkan frekuensi dari pemakaian
    a. Kemasan sekali pakai (disposable)
    Kemasan sekali pakai (disposable) yaitu kemasan yang langsung
    dibuang setelah dipakai. Contoh bungkus plastik untuk es, bungkus
    dari daun-daunan, kotak karton lipat minuman sari buah.
    b. Kemasan yang dapat dipakai berulangkali (multitrip)
    Kemasan yang dapat dipakai berulangkali (multitrip) seperti: botol
    minuman, botol kecap, botol sirup.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 60
    c. Kemasan atau wadah yang tidak dibuang atau dikembalikan oleh
    konsumen (semi disposable)
    Wadah-wadah tersebut biasanya digunakan untuk kepentingan lain di
    rumah konsumen, misalnya botol air mineral yaitu untuk tempat air
    minum di rumah, kaleng susu untuk tempat gula, dan lain-lain.
    Penggunaan kemasan untuk kepentingan ini berhubungan dengan
    tingkat toksikasi.
  2. Berdasarkan struktur sistem kemas
    Klasifikasi kemasan berdasarkan kontak produk dengan kemasan atau
    berdasarkan letak suatu bahan kemas di dalam sistem kemasan secara
    keseluruhan, dapat dibedakan atas :
    a. Kemasan primer
    Kemasan primer yaitu kemasan yang langsung mewadahi atau
    membungkus bahan pangan. Misalnya kaleng susu, botol minuman,
    bungkus tempe.
    b. Kemasan sekunder
    Kemasan sekunder fungsi utamanya melindungi kelompok-kelompok
    kemasan lain. Misalnya kotak karton untuk wadah susu dalam kaleng,
    kotak kayu untuk buah yang dibungkus, dan sebagainya.
    c. Kemasar tersier
    Kemasan tersier yaitu kemasan untuk mengemas setelah kemasan
    primer dan sekunder. Kemasan ini digunakan untuk pelindung selama
    pengangkutan. Misalnya jeruk yang sudah dibungkus, dimasukkan ke
    dalam kardus kemudian dimasukkan ke dalam kotak dan setelah itu
    ke dalam peti kemas.
  3. Sifat Kekakuan Bahan Kemasan
    a. Kemasan fleksibel
    Kemasan fleksibel yaitu bahan kemasan yang mudah dilenturkan
    tanpa adanya retak atau patah, dan relatif tipis. Misalnya plastik,
    kertas dan foil.
    b. Kemasan kaku
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 61
    Kemasan kaku yaitu bahan kemas yang bersifat keras, tidak tahan
    lenturan, patah bila dibengkokkan, relatif lebih tebal dari kemasan
    fleksibel. Misalnya kayu, gelas dan logam.
    c. Kemasan semi kaku atau semi fleksibel
    Kemasan semi kaku atau semi fleksibel yaitu bahan kemas yang
    memiliki sifat-sifat antara kemasan fleksibel dan kemasan kaku.
    Misalnya botol plastik dan wadah bahan yang berbentuk pasta.
  4. Berdasarkan sifat perlindungan terhadap lingkungan
    a. Kemasan hermetis (tahan uap dan gas)
    Kemasan hermetis yaitu kemasan yang secara sempurna tidak dapat
    dilalui oleh gas, udara atau uap air sehingga kemasan ini tidak dapat
    dimasuki oleh bakteri, ragi dan debu. Wadah-wadah yang biasanya
    digunakan untuk pengemasan secara hermetis adalah kaleng dan
    botol gelas.
    b. Kemasan tahan cahaya
    Kemasan tahan cahaya yaitu wadah yang tidak bersifat transparan.
    Misalnya kemasan logam, kertas dan foil. Kemasan ini cocok untuk
    bahan pangan yang mengandung lemak dan vitamin yang tinggi, serta
    makanan hasil fermentasi.
    c. Kemasan tahan suhu tinggi
    Kemasan tahan suhu tinggi yaitu kemasan untuk bahan yang
    memerlukan proses pemanasan, pasteurisasi dan sterilisasi.
    Umumnya terbuat dari logam dan gelas.
  5. Berdasarkan tingkat kesiapan pakai (Perakitan)
    a. Wadah siap pakai
    Wadah siap pakai yaitu bahan kemasan yang siap untuk diisi dengan
    bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik. Contoh : botol,
    wadah kaleng dan sebagainya.
    b. Wadah siap dirakit atau wadah lipatan
    Wadah siap rakit yaitu kemasan yang masih memerlukan tahap
    perakitan sebelum diisi. Misalnya kaleng dalam bentuk lembaran
    (flat) dan silinder fleksibel, wadah yang terbuat dari kertas, foil atau
    plastik.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 62
    H. Jenis-Jenis Kemasan Produk
    Jenis-jenis kemasan yang tersedia saat ini adalah:
    1) Kemasan Kertas
    2) Kemasan Gelas
    3) Kemasan Logam (Kaleng)
    4) Kemasan Plastik
    5) Komposit (Kertas/Plastik)
    6) Edible Packaging (kemasan yang bersifat ramah lingkungan karena dapat
    dimakan)
    7) Biodegradabale Packaging (kemasan yang mampu didaur ulang secara
    alami oleh mikroba dalam tanah).
    I. Syarat Kemasan Produk
    Dalam memilih bentuk dan bahan kemasan yang akan digunakan, maka
    diperlukan beberapa pertimbangan agar dapat berfungsi dengan baik.
    Pertimbangan tersebut antara lain :
    1) Tidak beracun
    2) Bahan kemasan tidak menggangu kesehatan manusia baik secara langsung
    maupun tidak langsung, seperti kandungan Pb (timbal) yang bersifat racun
    bagi manusia.
    3) Harus cocok dengan bahan yang dikemas
    4) Kemasan yang dipilih harus cocok dengan produk yang dikemas, jika salah
    memilih bahan kemasan maka akan merugikan.
    5) Sanitasi dan syarat-syarat kesehatan terjamin
    6) Di samping bahan kemasan tidak beracun dan produk yang dikemas tidak
    menunjukkan kerusakan karena adanya mikroba, bahan kemasan juga tidak
    boleh digunakan bila dianggap tidak dapat menjamin sanitasi atau syaratsyarat
    kesehatan.
    7) Dapat mencegah pemalsuan
    8) Kemasan juga berfungsi sebagai pengaman dengan cara membuat kemasan
    yang khusus sehingga sulit untuk dipalsukan dan bila terjadi pemalsuan akan
    mudah dikenali.
    9) Kemudahan membuka dan menutup
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 63
    10) Pada umumnya konsumen akan memilih produk dengan kemasan yang
    mudah dibuka dan ditutup.
    11) Kemudahan dan keamanan dalam mengeluarkan isi produk
    12) Kemudahan dan keamanan dalam mengeluarkan isi perlu dipertimbangkan,
    sehingga isi kemasan dapat diambil dengan mudah dan aman.
    13) Kemudahan pembuangan kemasan bekas
    14) Pada umumya kemasan bekas adalah sampah dan merupakan suatu masalah
    yang memerlukan biaya yang cukup besar untuk penanganannya,
    15) Ukuran, bentuk dan berat
    16) Ukuran kemasan berhubungan sangat erat dengan penanganan selanjutnya,
    baik dalam penyimpanan, transportasi, maupun sebagai alat untuk menarik
    perhatian konsumen.
    17) Penampilan dan pencetakan
    18) Kemasan harus memiliki penampilan yang menarik, baik dari segi bahan,
    19) Estetika maupun dekorasi. Hal ini terkait selera masyarakat.
    20) Syarat khusus
    21) Selain syarat-syarat yang telah disampaikan di atas, masih ada syarat-syarat
    khusus yang perlu diperhatikan. Misalnya iklim daerah pemasaran yaitu
    tropis atau subtropis, kelembabannya, dan lain sebagainya.
    J. Merancang Kemasan Produk
    Merancang atau mendesain sebuah kemasan produk tergantung pada tingkat
    kreativitas dari desainernya.
    Beberapa hal tersebut antara lain:
    a. Label harus mudah dimengerti
    Label kemasan produk harus memuat kata-kata, kalimat, nama, logo dan
    gambar yang mudah dimengerti oleh konsumen.
    b. Terdapat informasi yang relevan
    Sebuah label harus memuat informasi yang relevan dan diperlukan. Hindari
    penulisan label dengan huruf yang susah dibaca dan berukuran kecil.
    Selain itu ada beberapa hal yang wajib tercantum dalam sebuah label produk,
    antara lain:
    1) Nama produk
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 64
    Nama produk adalah nama dari produk kreatif yang akan dikemas dan
    dipasarkan.
    2) Stempel atau Merk Dagang (Trade mark)
    Suatu usaha agar memiliki ciri khas haruslah memiliki stempel atau merk
    dagang (trade mark) yang unik.
    3) Komposisi bahan baku yang digunakan
    Komposisi dari bahan bahan baku yang digunakan amat penting dijelaskan
    dalam label produk.
    4) Netto atau Volume bersih
    Pengertian dari netto atau volume bersih adalah bobot atau volume
    sesungguhnya dari produk kreatif.
    5) Nama produsen
    Pengertian dari nama produsen adalah nama perusahaan yang terlibat
    dalam pembuatan atau pengolahan produk kreatif tersebut.
    6) Nama distributor
    Pengertian nama distributor adalah nama pihak-pihak tertentu yang telibat
    dalam proses distribusi suatu produk kreatif.
    7) Nomor registrasi atau ijin dari Dinas Kesehatan
    Sebuah nomor yang merupakan bukti otentik bahwa produk kreatif
    tersebut telah melalui proses pengujian dan dinyatakan aman untuk
    dikonsumsi atau digunakan.
    8) Logo halal
    Sebuah logo yang dicantumkan dalam kemasan produk kreatif yang
    menyatakan halal untuk dikonsumsi.
    9) Kode produksi
    Sebuah kode yang menyatakan kode produksi (batch production) dari
    produk kreatif. Kode produksi ini mencantumkan tanggal produksi berupa
    angka atau kode huruf yang menjelaskan tanggal pembuatan produk
    kreatif.
    10) Waktu kadaluarsa
    Pengertian waktu kadaluarsa adalah keterangan yang menyatakan bahwa
    produk masih layak untuk dikonsumsi. Menurut Julianti dan Nurminah
    (2006), keterangan kadaluarsa dapat ditulis dengan mencantumkan tulisan:
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 65
     Best before date
    Artinya adalah produk masih dalam kondisi baik dan masih dapat
    dikonsumsi beberapa saat setelah melewati tanggal yang
    dicantumkan.
     Use by date
    Artinya adalah produk tidak dapat dikonsumsi jika melewati tanggal
    yang dicantumkan.
    K. Standart Desain Kemasan Produk
    Menurut wikipedia, Standar Nasional Indonesia atau disingkat SNI adalah satusatunya
    standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI dirumuskan oleh
    Panitia Teknis dan ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).
    Sedangkan Badan Standardisasi Nasional (BSN) adalah sebuah badan yang
    membantu Presiden dalam menyelenggarakan pengembangan dan pembinaan di
    bidang standardisasi sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
    Standar Nasional Indonesia (SNI) berlaku di seluruh wilayah negara kesatuan
    Republik Indonesia (NKRI). SNI bersifat sukarela untuk dipakai dan ditetapkan
    oleh pelaku usaha sesuai dengan PP Nomor 102 tahun 2000.
    L. Model Kemasan Produk Kreatif
    Model kemasan produk kreatif haruslah mendukung pemasaran sehingga calon
    konsumen mudah mengingat dengan produk dijual. Menurut Kotler (2003),
    terdapat enam faktor yang berpengaruh dalam menentukan kemasan produk
    antara lain:
    1) Warna (colour)
    Konsumen melihat warna jauh lebih cepat daripada melihat bentuk
    atau ukuran. Fungsi warna selain untuk identifkasi, juga untuk
    mencitrakan produk dan meningkatkan daya beli.
    2) Bahan (material)
    Terdapat beberapa macam bahan yang dapat digunakan sebagai
    kemasan produk. Misalnya kertas, plastik, aluminium foil, botol dan lain
    sebagainya.
    3) Bentuk (form)
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 66
    Bentuk yang sedehana, memiliki daya tarik dan keunikan akan
    mengundang minat konsumen untuk membeli produk.
    4) Ukuran (size)
    Ukuran kemasan sangat tergantung pada jenis produk, volume, luasan,
    tebal dan tipis kemasan.
    5) Logo (brand)
    Merk dagang sangat penting untuk meningkatkan simbol daya saing
    produk.
    6) Topografi (text)
    Topografi adalah muatan teks pada kemasan yang menyampaikan
    pesan untuk menjelaskan produk yang akan dijual.
    Tugas Individu
    1) Buatlah desain kemasan sesuai jurusan kalian
    2) Buatlah satu buah kemasan yang terbuat dari bahan bekas, serta sampaikan
    alasan dan fungsi memilih kemasan tersebut!
    Tugas Kelompok
    Carilah 10 buah contoh pengemasan untuk produk parts otomotif yang mewakili
    jenis benda padat dan cair. Kemudian presentasikan hasil diskusi kalian di depan
    kelas!
    Job Sheet
    NO NAMA PRODUK Cair Padat GAMBAR KEMASAN
    1.
    2.
    3.
    10.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 67
    Soal Pilihan Ganda
  6. Istilah produk masih dalam kondisi baik adalah. …
    a. Use by date
    b. Best before date
    c. Expired
    d. Disposable
    e. Eye catching
  7. Salah satu faktor yang penting diperhatikan dalam proses desain produk adalah
    membuat desain produk yang bermanfaat, istilah yang dimaksud adalah. …
    a. Estetic
    b. Unobtrusive
    c. Makes a product usefull
    d. Long lasting
    e. Anvironmentally friendly
  8. Kemasan yang tidak langsung bersentuhan dengan produk disebut. …
    f. Primer
    g. Sekunder
    h. Tersier
    i. Kuartener
    j. Dispossable
  9. kemasan yang tahan suhu tinggi umumnya terbuat dari. …
    a. kaca
    b. plastik
    c. karet
    d. logam dan gelas
    e. tanah liat
  10. Kemasan yang ramah lingkungan adalah. …
    f. As little design as possible
    g. Anvironmentally friendly
    h. Long lasting
    i. Makes a product understandable
    j. Aestetic
  11. Kemasan yang langsung bersentuhan dengan produk disebut. …
    a. Primer
    b. Sekunder
    c. Tersier
    d. Kuartener
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 68
    e. Dispossable
  12. Untuk membuat produk yang menarik diperlukan kreatifitas dalam bentuk. …
    a. harga yang kompetitif
    b. tempat usaha yang strategis
    c. kualitas produk
    d. kemasan yang menarik
    e. penampilan produk
  13. Untuk mendapatkan keunggulan bersaing, maka yang harus diperhatikan oleh
    perusahaan adalah…..
    a. Memahami kelemahan-kelemahan para pesaing
    b. Memahami keunggulan produk pesaing
    c. Memahami lingkungan perusahaan
    d. Memahami kebutuhan pelanggan di setiap segmen pasar
    e. Memahami kelebihan pesaing
  14. Agar kita dapat membuat desain produk dengan benar, maka kita perlu mengenal
    komponen produk terlebih dahulu. Berikut adalah 3 komponen utama produk,
    yaitu..
    a. Merek, harga dan manfaat
    b. Merek, harga dan kemasan
    c. Merek, ide dan harga
    d. Merek, ide dan kemasan
    e. Merek, harga, desain
  15. Fase pengembangan produk baru ketika secara fisik produk didesain agar dapat
    memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus memenuhi spesifikasi teknis disebut
    fase ….
    a. Pengembangan konsep
    b. Perencanaan produk
    c. Desain produk
    d. Pengembangan ide
    e. Pengembangan produk
  16. Salah satu alasan utama dalam melakukan pengemasan adalah …..
    a. Produk yang dikemas dapat lebih awet.
    b. Produk yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi
    c. Kemasan memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan
    d. Sebagai media komunikasi suatu citra tertentu
    e. Produk yang dikemas untuk menutupi kekurangan
  17. Secara umum kemasan memiliki fungsi, kecuali …..
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 69
    a. Melindungi dan mengawetkan produk.
    b. Meningkatkan efisiensi.
    c. Sebagai identitas produk.
    d. Agar lebih menarik konsumen
    e. Agar terlihat berkualitas
  18. Alasan kertas soluble tidak boleh digunakan dalam bahan kemas pangan ….
    a. Sifatnya yang kuat.
    b. Mudah larut di dalam air.
    c. tidak mempunyai daya hambat yang baik terhadap gas.
    d. mudah dipengaruhi oleh kelembaban udara lingkungan.
    e. Mudah terbakar
  19. Kertas yang digunakan untuk mengemas bahan pangan seperti mentega,
    margarine, daging dan kopi adalah …..
    a. Kertas minyak
    b. Kertas Glasin
    c. Kertas Perkamen
    d. Kertas Lilin
    e. Kertas Tyvek
  20. Jenis plastik yang banyak digunakan sebagai bahan pengemas, kecuali ……
    a. Polistiren
    b. Polivinil klorida
    c. Bogus
    d. Akrilik
    e. Benar semua
  21. Daya tarik pada kemasan dapat digolongkan menjadi dua, yaitu …..
    a. Estetika dan desain
    b. Desain dan Visual
    c. Intrinsik dan Ekstrinsik
    d. Estetika dan Fungsional
    e. Jawaban a dan b benar
  22. Kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok-kelompok kemasan lainnya
    disebut juga sebagai ….
    a. Kemasan Primer
    b. Kemasan Sekunder
    c. Kemasan Luar
    d. Kemasan Tersier
    e. Jawaban a dan b benar
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | 70
  23. Contoh kemasan yang bersifat kaku adalah ….
    a. Plastik dan Kertas
    b. Botol dan Kertas
    c. Kayu dan Logam
    d. Botol Plastik dan Gelas
    e. Botol dan logam
  24. Tujuan bahan kemasan harus bersifat inert adalah …..
    a. Mudah dikerjakan secara massal dan harganya relatif murah
    b. Dapat mempertahankan warna, aroma, dan cita rasa produk
    c. Agar mampu menahan air atau kelembaban udara di dalam kemasan
    d. Kemasan tidak mudah rusak
    e. Kemasan mudah dibentuk dan dicetak
  25. Berdasarkan sifat perlindungan terhadap lingkungan, kaleng dan botol gelas
    tergolong dalam kemasan …..
    a. Kemasan siap pakai
    b. Kemasan Hermetis
    c. Kemasan tahan Cahaya
    d. Kemasan tahan suhu tinggi
    e. Kemasan fleksibel
    Soal Uraian
  26. Apa yang dimaksud desain produk?
  27. Apa fungsi kemasan?
  28. Dalam kemasan produk tertera best before date yang berarti. …
  29. Bagaimanaka produk yang sudah berstandar SNI
  30. Apa syarat kemasan produk?
    CATATAN






Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | BAB 5 71
BAB 5
PROSES KERJA
PEMBUATAN PROTOTYPE PRODUK
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat :

  1. Menentukan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
  2. Memproses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
  3. Melaksanakan pembuatan alur proses kerja pembuatan prototype produk
    barang/jasa
  4. Mengontrol hasil pembuatan alur proses kerja pembuatan prototype produk
    barang/jasa
    Peta Konsep
    Kata kunci : Tahapan prototype, keunggulan produk, kelemahan produk, proses
    kerja prototype
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    72
    A. Prototype
    Prototipe merupakan penafsiran produk yang dapat diklasifikasikan melalui
    dua dimensi yaitu dimensi yang pertama adalah tingkat dimana sebuah prototipe
    merupakan bentuk fisik. Dimensi kedua adalah tingkatan dimana sebuah
    prototipe merupakan prototipe yang menyeluruh. Prototipe yang menyeluruh
    mengimplementasikan sebagian besar atau semua atribut dari produk. Prototipe
    menyeluruh merupakan prototipe yang diberikan kepada pelanggan untuk
    mengidentifikasi kekurangan dari desain sebelum memutuskan diproduksi.
    B. Tahapan – Tahapan Pembuatan Prototype Produk
    Setiap tahapan dalam proses pengembangan konsep melibatkan banyak
    bentuk model dan prototipe. Hal ini mencakup, antara lain model pembuktian
    konsep yang akan membantu tim pengembangan dalam menunjukkan kelayakan :
    model “hanya bentuk” dapat ditunjukkan pada pelanggan untuk mengevaluasi
    keergonomisan dan gaya, sedangkan model lembar kerja adalah untuk pilihan
    teknis.
    Berikut tahapan prototype:
    1) Pendefinisian produk
    merupakan penerjemahan konsep teknikal yang berhubungan dengan
    kebutuhan dan perilaku konsumen kedalam bentuk perancangan termasuk
    aspek hukum produk dan aspek hukum yang melibatkan keamanan dan
    perlindungan terhadap konsumen.
    2) Working model
    Working model tidak harus mempresentasikan fungsi produk secara
    keseluruhan dan dibuat pada skala yang seperlunya. Working model juga
    dibangun untuk menguji parameter fungsional dan membantu perancangan
    prototipe rekayasa.
    3) Prototipe rekayasa (engineering prototype)
    Prototipe rekayasa ini dibuat untuk keperluan pengujian kinerja
    operasional dan kebutuhan rancangan sistem produksi.
    4) Prototipe produksi (production prototype)
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    73
    bentuknya dirancang dengan seluruh fungsi operasional untuk menentukan
    kebutuhan dan metode produksi dibangun pada skala sesungguhnya dan
    dapat menghasilkan data kinerja dan daya tahan produk dan part-nya.
    5) Qualified production item
    dibuat dalam skala penuh berfungsi secara penuh dan diproduksi pada
    tahap awal dalam jumlah kecil untuk memastikan produk memenuhi segala
    bentuk standar maupun peraturan yang diberlakukan terhadap produk
    tersebut biasanya untuk diuji-cobakan kepada umum.
    6) Model
    merupakan alat peraga yang mirip produk yang akan dibangun (look–like–
    models). Secara jelas menggambarkan bentuk dan penampilan produk baik
    dengan skala yang diperbesar, 1:1, atau diperkecil untuk memastikan
    produk yang akan dibangun sesuai dengan lingkungan produk maupun
    lingkungan user (Eris Kusnadi, 2007).
    C. Kegunaan Prototype
    Dalam proyek pengembangan produk, prototipe digunakan untuk empat tujuan
    yaitu:
    1) Pembelajaran
    Prototipe sering digunakan untuk membuat dua tipe pertanyaan “akankah
    dapat bekerja?” dan “sejauh mana dapat memenuhi kebutuhan pelanggan?”
    saat harus menjawab pertanyaan semacam ini, prototipe dilakukan sebagai
    alat pembelajaran.
    2) Komunikasi
    Prototipe memperkaya komunikasi dengan manajemen puncak, penjual,
    mitra, keseluruhan anggota tim, pelanggan dan investor. Hal ini benar karena
    sebuah gambar, alat tampil tiga dimensi dari produk lebih mudah dimengerti
    dari pada penggambaran verbal, bahkan sebuah sketsa produk sekalipun.
    3) Penggabungan
    Prototipe digunakan untuk memastikan bahwa komponen dari produk
    bekerja bersamaan seperti yang diharapkan. Prototipe fisik menyeluruh
    paling efektif sebagai alat penggabung dalam proyek pengembangan produk
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    74
    karena prototipe ini membutuhkan perakitan dan keterhubungan fisik dari
    seluruh bagian dan sub-assembly yang membentuk sebuah produk.
    4) Milestones
    Dalam tahap pengembangan produk berikutnya, prototipe digunakan untuk
    mendemonstrasikan bahwa produk yang telah mencapai tingkat kegunaan
    yang diinginkan. Prototipe milestones menyediakan hasil nyata
    memperlihatkan kemajuan dan disiapkan untuk menjalankan jadwaI.
    D. Produk Barang dan Jasa
    Pengertian produk menurut Alma (2004:139) adalah seperangkat atribut
    baik berwujud maupun tidak berwujud, termasuk didalamnya warna, harga,
    nama baik pabrik, nama baik toko yang menjual (pengecer), dan pelayanan
    pabrik serta pelayanan pengecer, yang diterima oleh pembeli guna memuaskan
    keinginannya.
    Menurut Kotler dan Armstrong dalam Ginting (2011:90), pengertian
    produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk perhatian,
    penggunaan dan konsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan.
    Produk dalam arti yang luas mencakup komponen fisik, jasa, orang, organisasi,
    gagasan, atau gabungan dari semuanya.
    Menurut Alma (2004:141), ada beberapa tingkatan produk, sedangkan
    untuk tiap tingkatan ada nilai tambahnya. Pembagian tingkatan produk sebagai
    berikut:
  5. Produk utama atau inti (core benefit) adalah produk yang manfaat
    sebenarnya dibutuhkan dan akan dikonsumsi oleh pelanggan dari setiap
    produk atau yang paling dasar dari produk adalah manfaat inti. Contohnya
    dalam bisnis makanan dan minuman.
  6. Produk generik (generic product) adalah produk dasar yang mampu
    memenuhi fungsi produk yang paling dasar (rancangan produk minimal agar
    dapat berfungsi) atau bentuk dasar dari suatu produk yang dapat dirasakan
    oleh panca indra. Produk makanan dan minuman yang sudah terkenal
    biasanya mempunyai merek tertentu, sehingga merek tersebut akan selalu
    mudah diingat oleh konsumen.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    75
  7. Produk harapan (expected product) adalah produk formal yang ditawarkan
    pada konsumen dengan berbagai atribut dan kondisinya layak diharapkan
    dan disepakati untuk dibeli.
  8. Produk makanan dan minuman (food & beverage) yang dibeli wajib
    mengutamakan mutu, kualitas, kebersihan, dan jaminan kehalalan yang
    dapat dipertanggung jawabkan kepada konsumen.
  9. Produk pelengkap (augmented product) adalah berbagai atribut produk yang
    mendapat tambahan pelengkap meliputi berbagai manfaat dan layanan,
    sehingga dapat memberikan tambahan kepuasan dan bisa dibedakan dengan
    produk pesaing. Produk makanan dan minuman yang dijual juga harus
    disertai dengan jaminan. Hal ini bertujuan agar konsumen lebih yakin
    dengan produk tersebut.
  10. Produk potensial (potential product) adalah segala macam tambahan dan
    perubahan yang mungkin dikembangkan untuk suatu produk dimasa
    mendatang. Produk makanan dan minuman yang sudah ada dikembangkan
    lagi sesuai dengan permintaan konsumen dan penambahan daerah
    pemasaran.
    E. Kelebihan dan Kekurangan Produk dan Jasa
    Kelebihan dari produk antara lain:
  • Menghasilkan produk dalam bentuk fisik.
  • Memiliki alur proses produksi yang jelas.
    Kekurangan dari produk antara lain:
  • Membutuhkan tempat untuk memajang hasil produk.
  • Membutuhkan tempat untuk penyimpanan barang berupa gudang.
  • Membutuhkan banyak karyawan sehingga menghemat menambah beban
    pengeluaran untuk komponen gaji.
    Kelebihan dari jasa antara lain:
     Tidak membutuhkan tempat untuk memajang hasil produk.
     Tidak membutuhkan tempat untuk penyimpanan barang berupa gudang.
     Tidak membutuhkan banyak karyawan sehingga menghemat pengeluaran
    untuk komponen gaji.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    76
    Kekurangan dari jasa antara lain:
     Tidak menyediakan produk dalam bentuk fisik.
     Jasa yang ditawarkan bisa berbeda-beda antar konsumen.
     Membutuhkan promosi berupa testimoni konsumen sebanyak-banyaknya.
    F. Pemetaan Keberagaman Produk dan Jasa
    Salah satu peluang pasar dapat dilihat dengan cara mengamati konsumen, focus
    pengamatannya meliputi :
  • Barang dan jasa apa yang paling dibutuhkan konsumen ?
  • Berapa banyak yang mereka butuhkan ?
  • Kualitas yang mana yang paling tepat ?
  • Berapa banyaknya ?
    Cara dalam merekayasa produk barang dan jasa agar diminati oleh konsumen,
    diantaranya
  • Jenis-jenisnya diperbarui
  • Kualitasnya dibeda-bedakan dan ditingkatkan
  • Model dan desainnya bermacam-macam dan dibedakan
  • Kemasan, warna, bentuk, ukuran, standart, merek dibuat sedmikian rupa
    sehingga lebih menarik.
    Pengembangan produk merupakan rangkaian aktivitas yang dimulai dengan
    analisa perpepsi dan peluang. Pengembangan produk merupakan aktivitas lintas
    disiplin yang membutuhkan kontribusi dari hampir semua fungsi yang ada di
    perusahaan, namun tiga fungsi yang selalu paling penting bagi proyek
    pengembangan produk, diantaranya :
    a. Pemasaran
    Fungsi pemasaran menjembatani interaksi antara perusahaan dengan
    pelanggan. Peranan lainnya adalah menfasilitasi proses identifikasi
    peluang produk, pendefinisian segmen pasar, dan identifikasi kebutuhan
    pelanggan. Bagian pemasaran juga secara khusus merancang komunikasi
    antara perusahaan dengan pelanggan, menetapkan target harga dan
    merancang peluncuran serta promosi produk.
    b. Perancangan (Desain)
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    77
    Fungsi perancangan memegang peranan penting dalam mendefinisikan
    bentuk fisik produk agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Dalam
    konteks tersebut tugas bagian perancangan mencakup desain engineering
    (mekanik, elektrik, software, dan lain-lain) dan desain industri (estetika,
    ergonomics, user interface).
    c. Manufaktur
    Fungsi manufaktur terutama bertanggung jawab untuk merancang dan
    mengoperasikan sistem produksi pada proses produksi produk. Fungsi ini
    mencakup pembelian, instalasi, dan distribusi. Proses pengembangan
    produk dalam suatu perusahaan umumnya melalui 6 tahapan proses,
    yaitu sebagai berikut :
    1) Fase 0 : Perencanaan Produk : Kegiatan perencanaan sering dirujuk
    sebagai “zero fase” karena kegiatan ini mendahului persetujuan
    proyek dan proses peluncuran pengembangan produk actual.
    2) Fase 1 : Pengembangan Konsep : Pada fase pengembangan konsep,
    kebutuhan pasar target diidentifikasi, alternative konsep-konsep
    produk dibangkitkan dan dieveluasi, dan satu atau lebih konsep
    dipilih untuk pengembangan dan percobaan lebih jauh.
    3) Fase 2 : Perancangan Tingkat Sistem : Fase perancangan tingkat
    sistem mencakup definisi arsitektur produk dan uraian produk
    menjadi subsistem-subsistem serta komponen-komponen.
    4) Fase 3 : Perancangan Detail : Fase perancangan detail mencakup
    spesifikasi lengkap dari bentuk, material, dan toleransi-toleransi
    dari seluruh komponen unik pada produk dan identifikasi seluruh
    komponen standar yang dibeli dari pemasok.
    5) Fase 4 : Pengujian dan Perbaikan : Fase pengujian dan perbaikan
    melibatkan konstruksi dan evaluasi dari bermacam-macam versi
    produksi awal produk.
    6) Fase 5 : Produksi Awal : Pada fase produksi awal, produk dibuat
    dengan menggunakan sistem produksi yang sesungguhnya. Tujuan
    dari produksi awal ini adalah untuk melatih tenaga kerja dalam
    memecahkan permasalahan yang timbul pada proses produksi
    sesungguhnya. Peralihan dari produksi awal menjadi produksi
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    78
    sesungguhnya biasanya tahap demi tahap. Pada beberapa titik pada
    masa peralihan ini, produk diluncurkan dan mulai disediakan
    untuk didistribusikan.
    Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Desain Produk
    Faktor-faktor yang mempengaruhi desain produk adalah sebagai berikut :
    a. Fungsi Produk
    Setiap produk yang akan dihasilkan mempunyai fungsi atau kegunaan
    yang berbeda, hal ini tergantung untuk keperluan apa produk itu dibuat.
    Dengan demikian bahwa desain produk itu berhubungan bentuk dan
    fungsi dari suatu produk.
    b. Standar dan Spesifikasi Desain
    Dalam hal spesifikasi dan standar desain suatu produk akan terlihat dari :
    1) Sambungan-sambungan
    Dalam hal ini perusahaan harus merencanakan bagaimana
    menyambung bagian-bagian supaya tidak terlihat ada bagian yang
    kosong.
    2) Bagian
    Bagian ini berfungsi untuk menyesuaikan ukuran keserasian desain
    disambung dengan bagian lainnya, sehingga apabila disatukan
    menjadi satu kesatuan yang kuat
    3) Bentuk
    Pada waktu mendesain bentuk perlu diperhatikan mengenai
    keindahan dengan penyesuaian menurut fungsi dan kegunaannya.
    4) Ukuran
    Yaitu merencanakan ukuran yang seimbang dari bagian – bagian
    produk secara keseluruhan.
    5) Mutu
    Mutu suatu produk harus disesuaikan menurut fungsi produk
    tersebut, apabila akan digunakan dalam jangka waktu lama, maka
    mutu produk tersebut harus tinggi bila dibandingkan dengan produk
    yang akan digunakan dalam jangka waktu yang pendek.
    6) Bahan
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    79
    Apabila produk yang akan digunakan ingin mempunyai mutu yang
    baik, maka bahan yang dipergunakan pun harus dapat menunjang
    agar semua yang diharapkan dapat terwujud dan pelanggan
    merasakan kepuasan tersendiri.
    7) Warna
    Warna mempunyai arti tersendiri bagi konsumen, karena tiap orang
    mempunyai ciri dan kesukaan yang khas terhadap warna tertentu.
    Dan hal inilah yang harus dicermati oleh perusahaan agar dapat
    bersaing dengan perusahaan lain yang sejenis.
    c. Tanggungjawab Produk
    Salah satu tanggung jawab dari produsen sebagai pembuat produk kepada
    konsumen akan keselamatan dan kenyamanan pemakai produk tersebut.
    Oleh karena itu faktor ini menjadi sangat penting untuk dipertimbangkan
    oleh perusahaan pada waktu mendesain produk tersebut.
    d. Harga dan Volume
    Harga dihubungkan dengan jumlah produk yang akan dibuat, untuk
    produk yang akan dibuat berdasarkan pesanan biasanya harga jualnya
    akan berbeda dengan produk yang dibuat untuk dipasarkan kepada
    konsumen luas yang harganya relatif lebih murah sehingga desain
    produknya akan berbeda pula.
    e. Prototype
    Prototype merupakan model produk yang pertama yang akan dibuat,
    prototype ini memperlihatkan bentuk serta fungsi yang sebenarnya,
    sehingga sebelum perusahaan memproduksi maka prototype diusahakan
    untuk dibuat terlebih dahulu.
    Dari pengujian prototype tersebut, apabila lulus uji coba mungkin
    memberikan gambaran mengenai perubahan-perubahan yang perlu
    dilakukan serta sebagai informasi dalam penyusunan terakhir desain
    produk.
    G. Proses Kerja Pembuatan Prototype
    Rancangan proses harus didefinisikan terlebih dahulu dengan cermat
    karena rancangan proses ini memiliki dampak berjangka panjang terhadap
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    80
    kinerja proses, termasuk efesiensi, evektifitas, dan produktivitas sistem. Namun
    demikian, desain proses ini harus singkron dengan tipe produk atau jasa yang
    akan dihasilkan. Desain produk (Product Design) menetapkan jenis bahan yang
    lebih baik digunakan untuk membuat suatu produk, menentukan standar dan
    batas toleransi serta dimensinya, menggambarkan penampilan produk, sekaligus
    menetapkan standar kinerja produk yang bersangkutan.
    Desain jasa (Service Design) menetapkan bentuk penampilan fisik, gaya,
    manfaat kenikmatan, dan manfaat psikollogis yang akan diterima oeh pelanggan
    yang memakai jasa yang bersangkutan. Dengan keadaan dan sifat seperti yang
    dikemukakan di atas, suatu desain akan memiliki pengaruh yang sangat besar
    terhadap mutu suatu produk atau jasa.
    Agar suatu proses desain efektif, dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut:
    1) Selaraskan karakteristik produk atau jasa dengan persyaratan kebutuhan
    pelanggan.
    2) Penuhi persyaratan kebutuhan pelanggan secara paling sederhana dan
    murah.
    3) Kurangi waktu yang diperlukan untuk mendesain suatu produk atau jasa
    baru.
    4) Perkecil revisi yang diperlukan untuk membuat suatu desain yang dapat
    dikerjakan (Russel dan Tailor 2000).
    Strategi Proses Desain
    Dilihat dari sudut strategis, desain mendefinisikan pelanggan sasaran
    perusahaan dan juga perusahaan pesaingnya. Untuk dapat menhasilkan desain
    yang baik, desain harus memaksimalkan pemanfaatan kompetensi inti
    perusahaan. kompetensi ini pada dasarnya merupakan kapasitas atau
    kemampuan personil perusahaan untuk melakukan sesuatu berdasarkan
    keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dimilikinya.
    Kemampuan personil perusahaan dapat dilihat menurut apa yang sekarang
    ini dikuasi dan diterapkan, kapasitas potensial yang dimiliki sekarang, dan
    kapasitas potensial di masa yang akan datang. Kapasitas itu merupakan wujud
    keseimbangan antara pemikiran kritis dan pemikiran bersifat membangun (yang
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    81
    memperhatikan kompleksitas pengolahan) serta tingkatan pengembangan dan
    aspirasi pribadi.
    Teknik manufaktur merupakan ilmu yang berkaitan dengan produksi yang
    meliputi:
  • Desain produk (perancangan produk);
  • Desain proses produksi (perancangan proses produksi)
  • Manajemen produksi pengelolaan sistem manufaktur (Laksana,
    2016)
    H. Tahapan Kegiatan Desain Produk
    Dalam merencanakan suatu produk, seorang product designer harus melakukan
    tahapan – tahapan sebagai berikut :
    1) Memformulasikan hasil marketing research
    Adapun yang menjadi titik tolak dalam tahapan kegiatan Desain Produk
    adalah riset pemasaran. Untuk mengetahui produk yang diinginkan
    pelanggan, product designer dapat memperoleh data dari riset pemasaran
    yang langsung berhubungan dengan pelanggan. Riset ini dilakukan baik untuk
    produk yang betul – betul baru maupun untuk produk yang sudah ada.
    Pengembangan suatu riset dalam perusahaan akan menghasilkan sebuah
    gagasan atau ide untuk membuat suatu produk, dimana ide tersebut diperoleh
    dari data yang didapatkan saat riset itu sendiri dilakukan.
    2) Mempertimbangkan kemampuan fasilitas perusahaan
    Untuk melaksanakan kegiatan pembuatan suatu produk, maka desainer harus
    mempertimbangkan kemampuan dari perusahaan itu sendiri, diantaranya :
    tenaga kerja, mesin – mesin, peralatan penunjang dan perkakas lainnya.
    Dalam membuat produk, desainer harus mempertimbangkan biaya yang
    seekonomis mungkin.
    3) Membuat sketsa
    Dalam membuat sketsa, bentuk dari produk yang akan dibuat akan terlihat
    jelas satu dengan yang lainnya. Sketsa tersebut dibuat untuk mempermudah
    dalam pembuatan gambar kerja ( blue Print ), sketsa dari masing – masing
    produk walaupun sketsa ini tidak menunjukan ukuran – ukuran yang
    sebenarnya, tapi dapat terlihat dal skala perbandingan.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    82
    4) Membuat gambar kerja
    Pembuatan gambar kerja ini adalah merupakan tahap akhir dalam kegiatan
    Desain Produk, dimana dalam gambar kerja ini dapat digambarkan bentuk
    dan ukuran yang sebenarnya dengan skala yang diperkecil. Selain itu, dalam
    gambar kerja juga diperlihatkan bahan – bahan yang akan dipergunakan
    dalam pembuatan produk tersebut. Setelah gambar kerja tersebut selesai
    dirancang, kemudian diserahkan kepada pelaksana kegiatan untuk segera
    dipelajari dan dikerjakan lebih lanjut cara proses produksinya.
    Tugas Individu
    Buat satu kemasan produk dan jelaskan bagaimana langkah-langkah pembuatannya
    Tugas Kelompok
    1) Lakukan wawancara terhadap tiga orang pengusaha di bidang produksi,
    amati dan catat langkah-langkah dalam pembuatan produk tersebut!
    2) Diskusikan dengan kelompokmu dan presentasikan di depan kelas
    Job Sheet
    NO NAMA PRODUK
    ALAT YANG
    DIGUNAKAN
    BAHAN YANG
    DIBUTUHKAN
    CARA
    PEMBUATAN
    GAMBAR
    1.
    2.
    3.
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    83
    Soal Pilihan Ganda
  1. Faktor yang mempengaruhi desain produk adalah. …
    a. Fungsi produk
    b. Warna produk
    c. Ukuran produk
    d. Tingkat persaingan
    e. Daya tahan produk
  2. Standart dan spesifikasi produk meliputi. …
    a. Sambungan
    b. Ukuran
    c. Bentuk
    d. Mutu
    e. Harga
  3. Prototipe yang dibuat untuk keperluan pengujian kinerja operasional dan
    kebutuhan rancangan sistem produksi adalah. …
    a. Prototype rekayasa
    b. Prototype produk
    c. Rekayasa produk
    d. Rancangan produk
    e. Pengujian produk
  4. Prototipe digunakan untuk memastikan bahwa komponen dari produk dapat
    bekerja bersamaan merupakan kegunaan prototype sebagai. …
    a. Penggabungan
    b. Pembelajaran
    c. Komunikasi
    d. Milestone
    e. Media kordinasi
  5. Diagram Alur Proses Produksi disebut juga dengan..
    a. Produk digital
    b. Production Flow Chart Diagram
    c. Tahapan produk
    d. Prototype
    e. Gambar produk
  6. Istilah berikut merupakan model produk yang pertama yang akan dibuat,
    memperlihatkan bentuk serta fungsi yang sebenarnya, digunakan sebelum
    perusahaan memproduksi. Disebut. …
    a. Produk
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    84
    b. Uji coba produk
    c. Prptotype produk
    d. Gambar produk
    e. Rekayasa produk
  7. Berikut kelebihan dari produk berupa barang antara lain. …
    a. Membutuhkan tempat untuk memajang hasil produk
    b. Membutuhkan tempat untuk penyimpanan barang berupa gudang
    c. membutuhkan banyak karyawan
    d. menghemat gaji karyawan
    e. Memiliki alur proses produksi yang jelas
  8. Berikut merupakan tahap akhir dalam kegiatan Desain Produk merupakan
    pengertian dari
    a. Pembuatan gambar kerja
    b. Membuat sketsa
    c. Membuat software
    d. Mengolah Perusahaan
    e. Membuat denah
  9. Bentuk dari produk yang akan dibuat akan terlihat jelas satu dengan yang
    lainnya merupakan pengertian dari
    a. Pembuatan gambar kerja
    b. Membuat sketsa
    c. Membuat software
    d. Mengolah Perusahaan
    e. Membuat denah
  10. Salah satu tahapan – tahapan dalam merencanakan suatu produk, tahapan
    tersebut yaitu
    a. Membiarkan jika ada kerusakan
    b. Berpura pura tidak tahu
    c. Masa bodoh
    d. Memformulasikan hasil marketing research
    e. Membuat gambar kerja
  11. Tahapan produksi secara umum terbagi atas pengolahan bahan atau
    pembahanan, pembentukan, perakitan dan ….
    a. Pemasaran
    b. Pembentukan
    c. Finishing
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    85
    d. Painting
    e. Produk
  12. Langkah pertama dalam menciptakan prototipe adalah untuk menciptakan. …
    a. Alur
    b. Gambar
    c. Konsep sketsa rinci atau diagram
    d. Bangunan.
    e. Lapangan pekerjaan.
  13. Kelebihan produk berupa jasa adalah. …
    a. Menghasilkan produk dalam bentuk fisik
    b. Memiliki alur proses produksi yang jelas.
    c. Membutuhkan tempat untuk memajang hasil produk
    d. Tidak membutuhkan tempat untuk memajang hasil produk
    e. Membutuhkan promosi berupa testimoni
  14. Desain produk hiasan harus memiliki nilai estetik dan ….
    a. Keindahan
    b. Kemahalan
    c. Keunikan
    d. Kabaikan
    e. Kekuatan
  15. Untuk mengetahui produk yang diinginkan pelanggan, product designer dapat
    memperoleh data dari. …
    a. Riset pemasaran
    b. Bagian penjulan
    c. Manajemen
    d. Personalia
    e. Manajer perusahaan
  16. Berikut yang tidak berkaitan dengan kegiatan produksi dalam teknik manufaktur
    yaitu. …
    a. Desain produk
    b. Perancangan proses produksi
    c. Manajemen produksi
    d. Semua jawaban salah
    e. Jawaban b dan c salah
  17. Prototype yang digunakan untuk menentukan kebutuhan dan metode produksi
    dan dibangun pada skala sesungguhnya adalah. …
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    86
    a. Prototype produk
    b. Prototype rekayasa
    c. Rekayasa produk
    d. Rancangan produk
    e. Pengujian produk
  18. Sketsa dibuat untuk mempermudah dalam pembuatan. …
    a. gambar kerja
    b. desain
    c. produk
    d. penjualan produk
    e. rancangan produk
  19. Agar suatu proses desain efektif, dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut, kecuali.

    a. karakteristik produk selaras dengan kebutuhan pelanggan.
    b. Bisa memenuhi kebutuhan pelanggan.
    c. Penggunaan waktu secara efisien.
    d. Perkecil revisi yang diperlukan untuk membuat suatu desain yang dapat
    dikerjakan
    e. Melakukan pengembangan sesuai tuntutan pasar
    `
  20. Fase yang berfungsi menjembatani interaksi antara perusahaan dengan
    pelanggan yaitu. …
    a. Perancangan produk
    b. Manufaktur
    c. Pemasaran
    d. Perancangan detail
    e. Perancangan konsep
    B. Soal Uraian
  21. apa yang dimaksud dengan Prototype ?
  22. Apa kelebihan dan kekurangan produk berupa barang?
  23. Apa kelebihan dan kekurangan produk berupa jasa?
  24. Bagaimanakah tahapan dalam membuat prototype produk
  25. Apa faktor-faktor yang mempengaruhi desain produk?
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    87
    PENILAIAN AKHIR SEMESTER GANJIL
    A. Soal Pilihan Ganda
  26. Sikap wirausaha yang selalu ingin tahu, membuat wirausaha selalu . . .
    a. menyukai tantangan
    b. selalu waspada
    c. terbuka terhadap perubahan
    d. antusias dan pantang menyerah
    e. senang bertanya
  27. Ciri seorang wirausahawan tidak boleh berubah-ubah dalam memutuskan
    sesuatu, oleh karena itu harus memiliki sikap . . . .
    a. mandiri d. Konsisten
    b. berani e. Pantang menyerah
    c. mercusuar
  28. Berikut ini yang termasuk dalam manfaat menjadi wirausaha adalah . . . .
    a. Bisa menciptakan lapangan kerja baru
    b. Terikat waktu
    c. Kerja lebih santai
    d. Bisa kerja sesuka hati
    e. Tanggung jawab rendah
  29. Menurut Bygrave bahwa karakteristik seorang wirausaha harus fokus dan
    tidak kenal lelah yang disebut . . . .
    a. devotion d. Details
    b. doers e. Distribute
    c. dedication
  30. Seorang buruh pabrik dengan gaji pas-pasan bekerja dengan baik, tulus, dan
    semata-mata merupakan pengabdian. Perilaku kerja buruh ini menunjukkan
    sikap . . . .
    a. kerja tuntas d. kerja keras
    b. kerja cerdas e. kerja ikhlas
    c. kerja mawas
  31. Sikap wirausaha salah satunya adalah bersikap positif dalam hal . . .
    a. bergaul di lingkungan
    b. melihat kegagalan
    c. berpikir untuk diri sendiri
    d. menjalankan tugas
    e. membuat rencana
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    88
  32. Kemampuan inovatif seorang wirausaha merupakan….
    a. tujuan hidup untuk memenuhi keinginan berprestasi
    b. bekerja keras guna memperoleh keuntungan
    c. pandai membaca peluang
    d. proses mengubah peluang suatu gagasan/ide yang dapat dijual
    e. proses menemukan ide-ide yang briliian
  33. Komitmen tinggi yang dimiliki seorang wirausaha antara lain….
    a. menggunakan sumber daya secara semaksimal mungkin
    b. mendapatkan hasil maksimal dengan sumber daya minimal
    c. bertanggung jawab dalam menyeleseikan pekerjaan
    d. menentukan keberhasilan sendiri
    e. memiliki pemikiran yang non destruktif
  34. Berikut ini bukan merupakan cara memanfaatkan peluang usaha secara
    kreatif dan inovatif di lingkungan sekitar antara lain :
    a. Membuat kotak tisu dari sedotan
    b. Membuat Pigura dari stik eskrim
    c. Berbelanja kebutuhan di warung
    d. Kreasi bungkus detergen untuk membuat taplak
    e. Membuat keset dari kain perca
  35. Langkah-langkah pengembangan ide dan peluang usaha meliputi :
    a. Perluasan pengembangan usaha
    b. Pengembangan karyawan
    c. Penambahan alat-alat produksi
    d. Penambahan alat transportasi
    e. Penambahan upah karyawan
  36. Berikut ini merupakan alasan utama kegagalan usaha baru, yaitu :
    a. Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat
    b. Manajemen yang kurang baik dan tepat
    c. Memulai usaha yang membuat perencanaan yang baik
    d. Pengusaha selalu menangkap peluang usaha yang tepat dan baik
    e. Hasil produksi yang banyak diminati oleh konsumen
  37. Desain tata letak sirkuit terpadu diatur dalam Undang-undang No ?
    a. 31 Tahun 2000
    b. 32 Tahun 2000
    c. 33 Tahun 2000
    d. 34 Tahun 2000
    e. 35 Tahun 2000
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    89
  38. kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen,
    sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, serta
    sebagian atau semua interkoneksi dalam suatu sirkuit terpadu dan peletakan
    tiga dimensi tersebut dimaksudkan untuk persiapan pembuatan sirkuit
    terpadu. Pengertian dari ?
    a. Desain tata letak
    b. Sirkuit terpadu
    c. Obyek dan Perlindungan
    d. Hak Pemegang DTLST
    e. Prosedur Mengajukan Permohonan Pendaftaran
  39. Sebutkan 3 macam konsepsi dalam manfaat bagi kehidupan manusia dan nilai
    ekonomi ..
    a. Konsepsi keimanan, konsepsi ilmu, konsepsi sosial
    b. Konsepsi hak, konsepsi kekayaan, konsepsi perlindungan hukum
    c. Konsepsi internal, konsepsi eksternal, konsepsi umum
    d. Konsepsi kuantitas, konsepsi kualitas, konsepsi average
    e. Semua Salah
  40. Istilah produk masih dalam kondisi baik adalah. …
    a. Use by date
    b. Best before date
    c. Expired
    d. Disposable
    e. Eye catching
  41. Salah satu faktor yang penting diperhatikan dalam proses desain produk
    adalah membuat desain produk yang bermanfaat, istilah yang dimaksud
    adalah. …
    a. Estetic
    b. Unobtrusive
    c. Makes a product usefull
    d. Long lasting
    e. Anvironmentally friendly
  42. Kemasan yang tidak langsung bersentuhan dengan produk disebut kemasan. …
    a. Primer
    b. Sekunder
    c. Tersier
    d. Kuartener
    e. Dispossable
  43. kemasan yang tahan suhu tinggi umumnya terbuat dari. …
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    90
    a. kaca
    b. plastik
    c. karet
    d. logam dan gelas
    e. tanah liat
  44. sumber peluang usaha dari faktor eksternal adalah. …
    a. pendidikan
    b. kesulitan
    c. pengalaman
    d. pengetahuan
    e. intuisi
  45. untuk menguji kelayakan usaha diperlukan. …
    a. analisis SWOT
    b. 5 W + 1 H
    c. Studi kelayakan usaha
    d. Observasi
    e. Menggali banyak informasi
  46. Karya intelektual berupa buku, alat peraga, seni, drama dilindungi sebagai hak.

    a. Hak merek
    b. Hak paten
    c. Hak kekayaan industri
    d. Hak cipta
    e. Hak ekonomi
  47. Sikap menaati peraturan yang sering terkait dengan faktor waktu disebut….
    a. konsisten d. Pesimis
    b. Masif e. Kreatif
    c. Disiplin
  48. Dalam bekerja kita harus mampu mengorganisasikan bagian usaha secara
    terpadu untuk dapat menghasilkan usaha sampai selesai adalah perilaku kerja
    . . .
    a. ikhlas d. cerdas
    b. keras e. tuntas
    c. mawas
  49. Seorang wirausaha harus mampu melihat peluang dan dapat mencari solusi
    adalah contoh dan perilaku wirausaha . . .
    a. kerja mawas d. kerja ikhlas
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    91
    b. kerja keras e. kerja cerdas
    c. kerja tuntas
  50. Kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu yang baru baik berupa
    gagasan kemampuan berusaha maupun karya nyata yang relatif berbeda
    dengan apa yang telah ada sebelumnya disebut . . . .
    a. kreatif d. motivatif
    b. inovatif e. intuitif
    c. efektif
  51. Salah satu contoh pembinaan sikap disiplin siswa di SMK adalah….
    a. berlatih dalam kegiatan upacara
    b. mengikuti kegiatan ekstrakurikuler
    c. memecahkan masalah keseharian
    d. selalu menyeleseikan tugas guru
    e. menerapkan prilaku tepat waktu dalam setiap kegiatan
  52. Yang bukan salah satu penyebab gagalnya seorang pelaku bisnis dalam
    menjalankan usaha adalah……
    a. Modal kecil
    b. Manajemen usaha
    c. Lokasi kurang strategis
    d. Pemasaran kurang
    e. Kemampuan leadership
  53. Di bawah ini adalah karakter wirausaha yang perlu dikembangkan . . . .
    a. Berhati-hati dalam setiap keputusan
    b. gengsi dalam berwirausaha
    c. tidak suka bergaul
    d. pantang menyerah
    e. pemalu dalam berkomunikasi
  54. Karakteristik wirausahawan yang sangat memperhatikan faktor-faktor kritis
    secara rinci yang dapat menghambat kegiatan usahanya disebut….
    a. doers d. Details
    b. devotion e. Destiny
    c. dream
  55. Karakter yang harus dihindari oleh seorang wirausaha adalah….
    a. Bermalas-malasan d. Disiplin waktu
    b. Percaya diri e. Produktif
    c. Inovatif
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    92
  56. Berikut yang tidak termasuk ciri-ciri karakteristik wirausahawan, adalah….
    a. pemecah masalah d. pemikiran kreatif
    b. mengembangkan ide-ide e. percaya diri
    c. bekerja dengan jam tertentu
  57. Kunci peluang usaha sebenarnya terletak pada :
    a. Konsumen
    b. Distributor
    c. Agen
    d. Pemerintah
    e. Wirausaha
  58. Salah satu tujuan dalam pengembangan ide dan peluang usaha dalam produk
    atau jasa adalah :
    a. Pengembangan ide
    b. Bahan-bahan produk
    c. Pembuatan produk/ jasa yang diminati konsumen
    d. Produk sejenis
    e. Penentuan produk
  59. Dalam analisis SWOT W adalah weakness yang artinya :
    a. Kekuatan
    b. Peluang
    c. Kelemahan
    d. Ancaman
    e. Persaingan
  60. Undang-undang yang mengatur tentang varietas tanaman adalah..
    a. UU No. 29 tahun 2000
    b. UU No. 14 tahun 2001
    c. UU No. 19 tahun 2002
    d. UU No. 15 tahun 2001
    e. UU No. 31 tahun 2000
  61. Kemasan yang ramah lingkungan adalah. …
    a. As little design as possible
    b. Anvironmentally friendly
    c. Long lasting
    d. Makes a product understandable
    e. Aestetic
  62. Kemasan yang langsung bersentuhan dengan produk disebut kemasan. …
    a. Primer
    Modul Produk Kreatif & Kewirausahaan SMK Kelas XI | Semester Ganjil | PEMBUATAN PROTOTYPE
    PRODUK
    93
    b. Sekunder
    c. Tersier
    d. Kuartener
    e. Dispossable
  63. untuk membuat produk yang menarik diperlukan kreatifitas dalam bentuk. …
    a. harga yang kompetitif
    b. tempat usaha yang strategis
    c. kualitas produk
    d. kemasan yang menarik
    e. penampilan produk
  64. sumber peluang usaha dari faktor internal adalah. …
    a. masalah yang kita hadapi
    b. kesulitan
    c. kebutuhan
    d. pengetahuan
    e. kegagalan dalam menjalankan usaha
  65. ide yang memiliki nilai jual bercirikan. …
    a. memiliki kemampuan bersaing atau kompetitif
    b. banyak yang menggunakan
    c. jangka pendek
    d. bermanfaat bagi khalayak
    e. ide baru
    B. Soal Uraian
  66. Apa yang dimaksud dengan prinsip keadilan dalam HAKI?
  67. Apa yang dimaksud dengan HAK PATEN?
  68. Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam membuat kemasan produk
    adalah. …
  69. Apa syarat kemasan produk?
  70. Jelaskan apa maksud produk sudah berstandar SNI, beri contoh di
    sekitarmu
  71. Apa yang dimaksud dengan prinsip ekonomi dalan HAKI
  72. Apa yang dimaksdu dengan HAK MEREK
  73. Apa faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam membuat desain produk
  74. Apa fungsi kemasan?
  75. Beri penjelasan tentang analisis SWOT?

Blog at WordPress.com.

Up ↑

Design a site like this with WordPress.com
Get started