16 Contoh Industri Kreatif di DIY
Pemerintah Indonesia melalui Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) telah mengelompokkan industri kreatif menjadi 16 sub sektor yang menjadi fokus untuk dikelola dan dikembangkan. Ke 16 sub sektor tersebut adalah aplikasi dan pengembangan permainan, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film, animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio.
- Aplikasi dan Pengembang Permainan
Meningkatnya penggunaan smartphone beberapa tahun terakhir ini memicu perkembangan aplikasi dan game berbasis smartphone. Saat ini masyarakat sudah sangat dimudahkan dan dimanjakan dengan beragam aplikasi dan permainan yang ada dalam smarthphone. Hal ini mendorong munculnya perusahaan-perusahaan start up pengembang aplikasi dan permainan. Aplikasi-aplikasi tersebut didesain dengan tujuan mempermudah pengguna dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Meskipun potensi subsektor aplikasi dan pengembang permainan sangat besar, tapi masih menghadapi berbagai tantangan karena ekosistemnya belum terbangun secara maksimal. Pemerintah perlu mendorong munculnya lebih banyak inkubator pengembang aplikasi dan permainan, memproteksi para pengembang lokal, memasukkan unsur-unsur aplikasi dan permainan ke dalam dunia pendidikan dan membantu mereka dalam mempromosikan karya-karyanya.

- Arsitektur
Arsitektur memiliki peran yang sangat penting dari segi kebudayaan dan pembangunan. Dari segi budaya, arsitektur lokal menunjukkan karakter bangsa Indonesia yang beraneka ragam budayanya.
Dari segi pembangunan, arsitektur berperan dalam perancangan pembangunan sebuah kota.
Salah satu tantangan sub sektor arsitektur saat ini adalah kurangnya arsitek di Indonesia dan para pengembang besar lebih banyak menggunakan jasa arsitek asing daripada arsitek lokal.
Arsitektur berperan penting dalam pengembangan industri nasional yang sedang bergeser dari raw-based economy menjadi knowledge-based economy. Para arsitek lokal sekarang sudah mulai melakukan inovasi produk arsitektur yg menyiratkan karakter budaya dan kearifan lokal.

- Desain Interior
Sub sektor desain interior selama dua dekade terakhir ini menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, yang ditandai dengan meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap bidang ini. Penggunaan jasa desain interior untuk merancang interior hunian, hotel hingga perkantoran pun semakin meningkat.
Beberapa hal yang masih perlu mendapat perhatian dalam sub sektor ini, antara lain proteksi terhadap para pelaku desain interior di pasar domestik, sertifikasi untuk standarisasi dan perlindungan hak cipta serta event atau pameran berskala internasional secara rutin.

- Desain Komunikasi Visual / Desain Grafis
Desain Komunikasi Visual atau desain grafis mempelajari konsep komunikasi dengan memanfaatkan elemen visual sebagai cara untuk mencapai tujuan tertentu. Ini merupakan bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi seefektif mungkin.
Sub sektor desain komunikasi visual memiliki peran sangat penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis, pemilik merek, bahkan program-program pemerintah.
Agar mampu bersaing baik di dalam negeri maupun internasional, beberapa program dilakukan dengan cara mempromosikan serta mempublikasikan hasil karya sub sektor ini, membuat regulasi supaya para desainer lokal mendapatkan prioritas untuk mengerjakan proyek perusahaan domestik daripada para desainer luar, terutama setelah kesepakatan MEA diberlakukan.

- Desain Produk
Hasil kreasi sebuah produk yang menggabungkan unsur fungsi dan estetika sehingga bermanfaat dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat merupakan lingkup sub sektor desain produk.
Desain produk memiliki tren yang sangat positif karena apresiasi masyarakat saat ini semakin tinggi terhadap produk berkualitas.
Beberapa pendekatan yang bisa dilakukan untuk subsektor desain produk antara lain dengan mengelola industri dari hulu ke hilir, bekerja sama dengan berbagai asosiasi untuk meningkatkan penggunaan desain produk lokal, dan mendirikan pusat desain sebagai hub lintas subsektor. Sedangkan untuk jangka panjang, perlu adanya undang-undang atau peraturan yang mrngatur agar setiap retail dan mall menjual minimal 20-30% produk-produk lokal.

- Fashion
Sub sektor fashion sangatlah dinamis. Perkembangan trend fashion di Indonesia, tidak terlepas dari inovasi dan Produktivitas para desainer lokal dan peristiwa pada masa perkembangan dunia fashion Indonesia. Masyarakat saat ini juga mempunyai apresiasi yang semakin baik terhadap desain fashion lokal.
Pemerintah melalui Bekraf akan mengeluarkan kebijakan untuk mendorong penggunaan fashion karya desainer dalam negeri, melancarkan ketersediaan bahan baku, dan promosi produk-produk fashion dalam negeri di pasar domestik maupun global.

- Film, Animasi dan Video
Industri perfilman Indonesia saat ini sedang mengalami perkembangan yang positif. Hal ini terlihat dari banyaknya film lokal yang menghiasi layar bioskop Indonesia. Rumah-rumah produksi mulai berlomba-lomba memproduksi film berkualitas yang menguntungkan secara komersial. Penonton Indonesia juga mengapresiasi film produksi lokal secara positif.

- Fotografi
Perkembangan industri fotografi saat ini sangat pesat yang ditandai dengan banyaknya profesional muda di bidang fotografi. Diperlukan program sertifikasi terhadap para fotografer agar ada standar yang jelas terhadap profesi fotografer. Selain itu juga sekaligus memfasilitasi perlindungan hak kekayaan intelektual terhadap karya-karya fotografi lokal.

- Kriya / Kerajinan Tangan
Seni kriya merupakan kegiatan seni yang menitik-beratkan kepada keterampilan tangan dengan tetap memperhatikan aspek fungsional dan estetika nilai seni itu sendiri, yang meliputi segala kerajinan yang berbahan kayu, logam, kulit, kaca, keramik dan tekstil.
Sub sektor kriya semakin berkembang karena ketersediaan bahan baku yang melimpah dan kreativitas para pelakunya.

- Kuliner
Sub sektor kuliner mempunyai potensi yang sangat kuat untuk berkembang. Dbuktikan sektor ini memberikan kontribusi yang cukup besar, yaitu 30% dari total pendapatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Contoh industri kreatif kuliner yang saat ini sedang berkembang adalah munculnya wisata kuliner. Wisata kuliner ini merupakan perpaduan menikmati suatu makanan sambil berwisata, dengan memanfaatkan waktu ke tempat-tempat yang menyediakan makanan khas daerah tertentu.
Terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki dan dikelola secara lebih serius. DIantaranya adalah akses perizinan usaha satu pintu, panduan dan pelatihan bisnis, informasi perizinan, hingga pendampingan hukum dalam proses pendirian usaha.

- Musik
Industri musik merupakan industri yang cukup menjanjikan. Hal ini ditunjukkan dengan besarnya minat dan antusiasme para musisi muda untuk terjun ke dalam bidang ini. Saat ini semakin banyak platform pembelian musik digital yang murah dan mudah sehingga mengurangi aksi pembajakan.

- Penerbitan
Perkembangan teknologi yang memungkinkan diterbitkan buku dan majalah dalam bentuk digital turut berperan dalam membangun kekuatan intelektualitas bangsa
Meskipun profesi penulis saat ini masih dianggap kurang menjanjikan, banyak penulis muda yang sangat antusias, kreatif dan silih berganti menerbitkan karya-karyanya.

- Periklanan
Potensi industri periklanan tidak perlu diragukan lagi. Iklan mempunyai kekuatan dalam membentuk pola konsumsi, pola berpikir dan pola hidup masyarakat. Pertumbuhan belanja iklan nasional rata-rata mencapai 5-7% setiap tahunnya. Periklanan merupakan sub sektor yang memiliki daya sebar paling tinggi. Hal ini tidak terlepas karena para pelaku usaha yang semakin giat memasarkan produknya. Liihat Contoh Iklan Menarik.

- Seni Pertunjukan
Banyaknya jumlah seni pertunjukan di Indonesia baik tradisional maupun kontemporer yang selama ini dikreasikan, dikembangkan, dan dipromosikan, telah mendapatkan apresiasi dunia internasional.
Pemerintah perlu memfasilitasi pembangunan gedung atau tempat pertunjukan yang representatif dan bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat.

- Seni rupa
Di bidang seni rupa, Indonesia mempunyai potensi terbesar baik secara kualitas, kuantitas, pelaku kreatif, produktivitas, maupun potensi pasarnya. Jaringan seni rupa Indonesia juga sangat kuat, baik dalam negeri maupun di luar negeri.

- Televisi dan Radio
Meskipun arus informasi digital kian masif, keberadaan televisi dan radio saat ini masih menunjukkan eksistensinya. Hampir semua lapisan masyarakat bisa mengakses teknologi ini. Program sub sektor ini perlu didukung dengan adanya program-program acara yang berkualitas, pembentukan SDM berkualitas dan segala hal yang berkaitan dengan kreativitas dalam sub sektor ini.
Itulah sub sektor industri kreatif dan contohnya yang sangat berperan dalam membantu meningkatkan perekonomian nasional.
